Arti Kata "cendana" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cendana" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cendana

cen·da·na n 1 pohon yg kayunya keras dan berbau harum; Santalum album; 2 kayu cendana;
-- janggi cendana yg kayunya berwarna merah; Pterocarpus santalina; -- kering 1 cendana yg sudah tidak berbau harum lagi; 2 ki orang yg sudah tidak berguna lagi; -- kuning cendana yg kayunya berwarna kuning, -- semut Exocarpus latifolia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cendana"

📝 Contoh Penggunaan kata "cendana" dalam Kalimat

1.Pohon cendana memiliki kayu yang keras dan berbau harum yang sangat menyenangkan.
2.Di pasar tradisional, penjual kayu cendana menawarkan produknya dengan harga yang kompetitif.
3.Sebagai bahan baku, kayu cendana digunakan untuk membuat perabotan yang indah dan tahan lama.
4.Pemandangan hutan cendana yang hijau dan rimbun sangat indah dan menenangkan.
5.Karena sudah tidak berguna lagi, dia dianggap sebagai cendana yang sudah tidak berguna lagi oleh teman-temannya.

📚 Artikel terkait kata "cendana"

Mengenal Kata 'cendana' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cendana" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cendana" memiliki makna yang luas dan kompleks, mencakup pohon, kayu, dan bahkan konotasi sosial. Dalam sejarah, cendana telah dihargai karena kayunya yang keras dan berbau harum. Pohon cendana yang asli, Santalum album, telah menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Indonesia. Mereka menghargai nilai-nilai yang terkandung dalam cendana, seperti kekuatan, keanggunan, dan keindahan. Cendana sering digunakan dalam beberapa konteks, seperti: "Pemimpin yang bijaksana harus memiliki hati yang keras seperti kayu cendana, tidak mudah dipengaruhi oleh keadaan." atau "Cendana yang telah kehilangan aroma, seperti seseorang yang telah kehilangan tujuannya hidup." Dari contoh-contoh ini, kita dapat melihat bahwa kata "cendana" sering digunakan untuk menggambarkan kualitas yang dihargai dalam masyarakat kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "cendana" memiliki relevansi yang signifikan. Di Indonesia, cendana sering dijadikan simbol keindahan dan keturunan. Kayu cendana juga digunakan dalam pembuatan perabotan dan dekorasi rumah, menunjukkan bahwa cendana memang memiliki nilai estetika yang tinggi. Selain itu, konotasi sosial cendana yang positif berdampak pada nilai-nilai penting seperti kekuatan, keanggunan, dan keindahan.