Arti Kata "buyung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "buyung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

buyung

1bu·yung n tempat untuk membawa air yg besar perutnya, dibuat dr tanah;
pecah -- tempayan ada, pb tidak akan kekurangan perempuan (yg akan diambil untuk istri)

2bu·yung n panggilan kpd anak laki-laki; awang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "buyung"

📝 Contoh Penggunaan kata "buyung" dalam Kalimat

1.Penduduk desa memiliki buyung sederhana untuk mengangkut air dari sumur.
2.Istriku suka membawa buyung ke pasar untuk menjual sayuran.
3.Pada zaman dahulu, buyung digunakan sebagai alat untuk mengangkut air ke sawah.
4.Di rumah, ibu saya selalu menggunakan buyung yang sudah tua untuk mengisi air ke dalam ember kecil.
5.Di sekolah, guru meminta siswa untuk tidak membawa buyung ke dalam kelas karena berisik.

📚 Artikel terkait kata "buyung"

Mengenal Kata 'buyung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "buyung" - Inspirasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "buyung" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, buyung merujuk pada tempat untuk membawa air yang besar perutnya, dibuat dari tanah. Selain itu, kata ini juga memiliki makna lain yang terkait dengan kehidupan sosial. Dalam konteks masyarakat tradisional, buyung dianggap sebagai tempayan yang besar, sehingga ada pepatah yang mengatakan, "pb tidak akan kekurangan perempuan (yg akan diambil untuk istri)". Makna ini menunjukkan bahwa buyung memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Contoh penggunaan kata buyung dapat dilihat dalam kalimat berikut. "Ibu meminta saya untuk membawa buyung dari sungai ke rumah untuk mengisi air." Dalam kalimat ini, buyung digunakan sebagai tempat untuk membawa air. Contoh lainnya, "Kakek memiliki buyung yang besar dan kuat, sehingga dapat menampung air sepanjang malam." Dalam kalimat ini, buyung digunakan untuk menggambarkan kekuatan dan kebesaran kakek. Dalam kehidupan sehari-hari, kata buyung masih relevan dan memiliki makna yang dalam. Dalam budaya Indonesia modern, buyung dianggap sebagai simbol kehidupan yang sederhana dan tulus. Orang-orang masih menggunakan buyung sebagai tempat untuk membawa air dan berinteraksi dengan lingkungan alam. Selain itu, makna sosial buyung juga masih relevan, karena masih ada banyak orang yang mencari pasangan hidup melalui cara-cara yang sederhana dan alami. Dengan demikian, kata buyung masih memiliki makna yang dalam dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.