Arti Kata "bongkor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bongkor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bongkor

1bong·kor n 1 bakul dr kulit kayu yg dipakai untuk mengambil sarang lebah (madu)

2bong·kor Jw n sebidang tanah yg tidak dikerjakan, antara lain, krn tidak ada waktu untuk mengerjakannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bongkor"

📝 Contoh Penggunaan kata "bongkor" dalam Kalimat

1.Ia menggunakan bongkor kuno untuk mengambil madu dari sarang lebah yang berada di hutan.
2.Pengrajin madu menggunakan bongkor yang terbuat dari kayu dengan hati-hati untuk tidak menyakitinya.
3.Pada zaman dahulu, masyarakat menggunakan bongkor untuk mengumpulkan madu secara tradisional.
4.Ia membeli bongkor kuno itu dari penjual kerajinan di pasar tradisional dengan harga yang sangat murah.
5.bongkor itu telah digunakan oleh neneknya untuk mengumpulkan madu selama bertahun-tahun.

📚 Artikel terkait kata "bongkor"

Mengenal Kata 'bongkor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bongkor" - Inspirasi dari Tradisi Lebah

Bongkor, sebuah kata yang mungkin sudah tak asing lagi bagi kita, terutama bagi mereka yang suka menikmati madu langsung dari sumbernya. Dalam konteks historis, bongkor adalah bakul dr kulit kayu yang digunakan untuk mengambil sarang lebah dan memanen madu. Konsep ini sudah ada sejak lama dan masih relevan hingga saat ini. Bongkor bukan hanya alat yang digunakan untuk menangkap madu, tetapi juga simbol dari kerja keras dan dedikasi petani lebah. Mereka harus memiliki keberanian dan strategi yang tepat untuk mengambil sarang lebah tanpa merusaknya. Proses ini tidaklah mudah dan memerlukan kesabaran yang luar biasa. Oleh karena itu, bongkor menjadi simbol dari keterampilan dan keahlian petani lebah. Dalam kehidupan sehari-hari, bongkor masih digunakan oleh beberapa petani lebah di daerah tertentu. Mereka masih mengandalkan alat tradisional ini untuk mengumpulkan madu dan menjaga keberlangsungan usaha mereka. Selain itu, bongkor juga menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin mencari sumber daya alam secara berkelanjutan. Dalam kalimat alami, contoh penggunaan kata bongkor adalah: - Petani lebah menggunakan bongkor untuk mengumpulkan madu dari sarang lebah. - Mereka harus memiliki keberanian untuk mengambil sarang lebah dengan bongkor. - Proses mengumpulkan madu dengan bongkor memerlukan kesabaran dan keterampilan yang luar biasa. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa bongkor bukan hanya alat yang sederhana, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari kita.