Arti Kata "bilur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bilur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bilur

bi·lur n luka panjang pd kulit (bekas kena cambuk); bilai: apakah -- di tanganmu itu bekas pukulan?

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bilur"

📝 Contoh Penggunaan kata "bilur" dalam Kalimat

1.Penggunaan cambuk pada tahanan meninggalkan bekas bilur yang menyakitkan.
2.Pada masa lalu, para perbudak di Eropa membawa bekas bilur sebagai simbol status sosial.
3.Dia menunjukkan tangan yang terdampar pada mesin industri dengan bekas bilur yang dalam.
4.Penggunaan kata "bilur" dalam percakapan formal seringkali dihindari karena keadaan yang tidak nyaman.
5.Siksaan pada tahanan yang dilakukan oleh penguasa kolonial meninggalkan bekas bilur yang tidak dapat terobati.

📚 Artikel terkait kata "bilur"

Mengenal Kata 'bilur' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Penggunaan Kata "Bilur" dalam Bahasa Indonesia

Kata "bilur" seringkali diasosiasikan dengan luka atau bekas pukulan pada kulit. Namun, sebenarnya makna umum dari kata ini lebih luas dan terkait dengan sejarah dan budaya Indonesia. Pada masa lalu, "bilur" sering digunakan untuk menggambarkan luka panjang pada kulit sebagai akibat dari hukuman cambuk atau pukulan fisik lainnya.

Sejarah dan Konteks

Dalam konteks sosial dan historis, kata "bilur" memiliki makna yang sangat berat. Pada masa kolonial, "bilur" sering digunakan sebagai hukuman bagi mereka yang melanggar aturan atau tindakan yang tidak diinginkan. Bekas luka atau pukulan tersebut menjadi simbol kekuasaan dan kontrol atas individu atau masyarakat. Meskipun pada masa kini, hukuman cambuk telah dihapuskan, namun kata "bilur" masih digunakan dalam konteks yang lebih luas dan abstrak.

Contoh Penggunaan

Bilur pada kulitnya masih dapat dilihat setelah beberapa tahun. Apakah kamu pernah menemukan seseorang dengan bekas pukulan seperti itu? Dia masih memiliki bilur di tangan dan lengan, tetapi dia tidak ingin membicarakan tentang kejadiannya. Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi saya melihat ada bilur di pipinya.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bilur" tidak sekadar digunakan untuk menggambarkan luka fisik. Namun, juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih abstrak, seperti dalam menggambarkan perasaan atau pengalaman seseorang. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "saya memiliki bilur di hati" untuk menggambarkan perasaan sakit atau terluka.