Arti Kata "bikir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bikir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bikir

bi·kir kl n gadis; perawan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bikir"

📝 Contoh Penggunaan kata "bikir" dalam Kalimat

1.Pengantin perempuan itu dipanggil sebagai bikir dalam upacara adat yang berlangsung selama beberapa hari.
2.Dalam agama Hindu, bikir adalah simbol keperawanan yang harus dilepas dalam upacara akad nikah.
3.Gadis-gadis kecil biasanya diberi pakaian tradisional sebagai simbol bahwa mereka akan menjadi perempuan yang cantik dan menjadi bikir.
4.Dalam mitologi Hindu, Durga adalah dewi yang lahir sebagai bikir dan kemudian menjadi dewi perang yang kuat.
5.Pengucapan kata "bikir" seringkali menjadi topik diskusi dalam seminar antropologi, karena kata tersebut memiliki makna yang kompleks dan berbeda-beda dalam konteks yang berbeda.

📚 Artikel terkait kata "bikir"

Mengenal Kata 'bikir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bikir" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam budaya Indonesia, bikir memiliki makna yang khusus sebagai kata untuk menyebutkan gadis perawan. Konsep ini telah ada sejak zaman dahulu, ketika perempuan yang belum menikah dianggap memiliki status tertentu dalam masyarakat. Status ini dapat membawa konsekuensi pada kehidupan sosial dan ritual mereka. Konsep bikir juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu sebagai simbol kemurnian dan kesucian.

Contoh Penggunaan Kata "Bikir" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata bikir sering digunakan dalam konteks tertentu. Misalnya, "Ia harus berhati-hati dalam menghadapi situasi tersebut, karena ia masih bikir dan harus menjaga kemurnian." Atau, "Perayaan adat di desa itu sangat sederhana, karena hanya gadis bikir yang boleh hadir." Contoh lainnya adalah, "Sebelum menikah, gadis bikir harus berpuasa selama beberapa hari untuk memohon perlindungan kepada Tuhan."

Relevansi Kata "Bikir" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan modern, konsep bikir masih relevan, tetapi dengan makna yang lebih luas. Banyak masyarakat Indonesia yang masih menghargai nilai-nilai tradisional, seperti kemurnian dan kesucian. Oleh karena itu, kata bikir masih sering digunakan dalam konteks ini. Namun, perlu diingat bahwa makna bikir dapat berbeda-beda tergantung pada konteks dan budaya masing-masing.