Arti Kata "berwadahkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berwadahkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berwadahkan

ber.wa.dah.kan Verba (kata kerja) menggunakan sebagai wadah; berada dalam wadah: suku-suku bangsa yang tersebar di pulau-pulau antara Sabang dan Merauke semuanya berwadahkan negara kesatuan Republik Indonesia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berwadahkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "berwadahkan" dalam Kalimat

1.Pengadilan berwadahkan wacana diskusi antara hakim dan penjaga hukum. Mahasiswa berwadahkan ide-ide kreatif dalam acara festival ilmiah. Pemuda berwadahkan harapan baru dalam menghadapi tantangan sosial. Kepolisian berwadahkan informasi rahasia untuk memerangi kejahatan.

📚 Artikel terkait kata "berwadahkan"

Mengenal Kata 'berwadahkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berwadahkan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berwadahkan" sering digunakan dalam konteks historis dan sosial untuk menjelaskan keadaan suatu negara atau wilayah yang terdiri dari beberapa suku bangsa yang berbeda. Dalam arti resmi, **berwadahkan** berarti menggunakan sesuatu sebagai wadah atau berada dalam wadah. Dalam konteks ini, **berwadahkan** digunakan untuk menjelaskan bagaimana suku-suku bangsa yang tersebar di pulau-pulau antara Sabang dan Merauke dapat hidup dalam keterpaduan sebagai negara kesatuan Republik Indonesia. Berwadahkan menjadi kata kunci penting dalam memahami keindahan dan kekuatan negara Indonesia. Dalam kalimat, **berwadahkan** dapat digunakan sebagai kata kerja, seperti dalam contoh berikut: "Suku-suku bangsa yang tersebar di pulau-pulau antara Sabang dan Merauke semuanya **berwadahkan** negara kesatuan Republik Indonesia." Contoh lainnya adalah: "Dengan **berwadahkan** negara kesatuan, kita dapat meningkatkan kesadaran dan pengertian tentang pentingnya persatuan dan keselarasan." Dalam kalimat lain, **berwadahkan** dapat digunakan sebagai kata benda, seperti dalam contoh: "Kita harus **berwadahkan** kebutuhan masyarakat di daerah terpencil agar mereka dapat menikmati fasilitas yang sama dengan masyarakat lainnya." Dalam kehidupan sehari-hari, **berwadahkan** memiliki relevansi yang signifikan. Dalam konteks kehidupan masyarakat, **berwadahkan** dapat digunakan untuk menjelaskan bagaimana kita dapat menggunakan sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan lebih efisien dan efektif. Dalam konteks politik, **berwadahkan** dapat digunakan untuk menjelaskan bagaimana suatu negara dapat menjaga keutuhan dan kesatuan warga negara. Dalam konteks budaya, **berwadahkan** dapat digunakan untuk menjelaskan bagaimana kita dapat menghargai dan menghormati perbedaan yang ada dalam masyarakat.