Arti Kata "intrik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "intrik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

intrik

in·trik n penyebaran kabar bohong yg sengaja untuk menjatuhkan lawan: mereka melakukan -- guna meng-hancurkan pihak lawan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "intrik"

📝 Contoh Penggunaan kata "intrik" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus berhati-hati dalam menghadapi intrik politik dari pihak lawan.
2.Kami tidak akan terpengaruh oleh intrik yang mereka lakukan untuk menghancurkan reputasi kami.
3.Dalam drama tersebut, tokoh utama harus menyelesaikan intrik yang rumit antara sahabatnya.
4.Siswa-siswa harus belajar untuk mengenali dan menghindari intrik yang dapat merugikan mereka.
5.Pada masa lampau, intrik antar kerajaan sering kali mengancam kedamaian wilayah.

📚 Artikel terkait kata "intrik"

Mengenal Kata 'intrik' - Inspirasi dan Motivasi

Penyebaran Kabar Bohong: Makna Intrik dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata intrik memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu penyebaran kabar bohong yang sengaja untuk menjatuhkan lawan. Konsep ini tidak asing bagi kita, terutama dalam konteks politik, bisnis, atau bahkan social media. Sejarahnya, kata intrik telah ada sejak zaman kuno, ketika pemerintah dan negara-negara lain saling berkompetisi untuk meningkatkan kekuatan dan kepentingan mereka. Dalam praktiknya, intrik sering digunakan sebagai strategi untuk menghancurkan lawan atau kompetitor. Misalnya, ketika seseorang mencoba untuk menghancurkan reputasi lawan politik mereka dengan menyebarkan kabar bohong atau berita palsu. Atau, ketika sebuah perusahaan mencoba untuk mengalahkan kompetitor dengan menyebarkan informasi palsu tentang produk atau layanan mereka. Dalam kedua contoh tersebut, intrik digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan, yaitu menghancurkan lawan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata intrik juga relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam dunia politik, intrik sering digunakan sebagai strategi untuk meningkatkan kekuatan dan kepentingan partai atau kelompok. Sementara itu, dalam dunia bisnis, intrik dapat digunakan untuk mengalahkan kompetitor dengan menyebarkan informasi palsu tentang produk atau layanan mereka. Bahkan, dalam dunia social media, intrik dapat digunakan untuk membuat kabar bohong atau berita palsu agar menyebar luas dan mencapai banyak orang. Dalam kesimpulan, kata intrik memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu penyebaran kabar bohong yang sengaja untuk menjatuhkan lawan. Dalam praktiknya, intrik sering digunakan sebagai strategi untuk menghancurkan lawan atau kompetitor, baik dalam konteks politik, bisnis, atau social media. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks intrik agar kita tidak terjebak dalam praktik-praktik yang tidak etis.