Arti Kata "berdentum-dentum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berdentum-dentum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berdentum-dentum

ber.den.tum-den.tum Verba (kata kerja) berdentum berulang-ulang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berdentum-dentum"

📝 Contoh Penggunaan kata "berdentum-dentum" dalam Kalimat

1.Banyaknya gempa bumi di daerah tersebut berdentum-dentum dalam beberapa tahun terakhir.
2.Ketika dia berdentum-dentum mengetik di keyboard, saya tidak bisa menemukan apa yang dia cari.
3.Gelar akademik professor tersebut berdentum-dentum dalam berbagai konferensi internasional.
4.Istilah "gempa bumi" berdentum-dentum dalam berita TV setiap hari.
5.Ketika saya berdentum-dentum mengetik jawaban soal, saya tidak bisa menemukan kesalahan saya.

📚 Artikel terkait kata "berdentum-dentum"

Mengenal Kata 'berdentum-dentum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Berdentum-Dentum" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Historis

Kata "berdentum-dentum" merupakan kata kerja yang memiliki makna umum sebagai "berdentum berulang-ulang". Kata ini memiliki asal-usul yang kaya, terutama dalam konteks budaya Jawa. Dalam bahasa Jawa, kata ini digunakan untuk menggambarkan suara yang berdentum berulang-ulang, seperti suara gong atau suara tembakan meriam. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kegembiraan dan kebahagiaan yang berlangsung berulang-ulang, seperti saat perayaan festival atau upacara adat.

Contoh Penggunaan Kata "Berdentum-Dentum"

Kata "berdentum-dentum" memiliki banyak contoh penggunaan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Suara gong berdentum-dentum mengiringi perayaan festival di desa tersebut." Atau, "Saat upacara adat, suara tembakan meriam berdentum-dentum menggambarkan kebahagiaan yang berlangsung berulang-ulang." Dalam konteks modern, kata ini juga digunakan dalam kalimat seperti, "Ketika saya mendengar berdentum-dentum suara musik di malam hari, saya merasa bahagia dan gembira."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "berdentum-dentum" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Dalam banyak upacara adat, suara berdentum-dentum sering digunakan sebagai pengiring kegembiraan dan kebahagiaan. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks modern, seperti dalam musik atau seni peran. Dengan demikian, kata "berdentum-dentum" menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia yang kaya dan beragam.