Arti Kata "bengap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bengap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bengap

1be·ngap a 1 berasa pekak dl telinga (krn air masuk ke dl telinga, pilek, dsb); 2 tidak nyaring atau jernih (tt bunyi gendang, mata uang, dsb); 3 sukar mengeluarkan perkataan (krn takut, malu, dsb); gagap

2be·ngap a bimbang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bengap"

📝 Contoh Penggunaan kata "bengap" dalam Kalimat

1.Saya mengalami bengap saat berenang di laut karena air masuk ke telinga saya.
2.Dia mengatakan bahwa lagu itu terdengar bengap karena suara yang tidak jernih.
3.Saya mengalami kesulitan berbicara karena merasa bengap saat presentasi di kelas.
4.Dia merasa bengap saat berbicara di hadapan teman-temannya karena merasa malu.
5.Saya harus menunggu beberapa menit sebelum bisa berbicara lagi karena mengalami bengap saat berbicara di depan umum.

📚 Artikel terkait kata "bengap"

Mengenal Kata 'bengap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bengap" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bengap" merupakan istilah yang cukup umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "bengap" memiliki arti sebagai merasa pekak di telinga karena air masuk ke dalam telinga, pilek, atau penyakit lainnya. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak nyaring atau jernih, seperti bunyi gendang atau mata uang yang tidak jernih. Dalam konteks sosial, "bengap" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sulit mengeluarkan perkataan karena takut atau malu.

Contoh Penggunaan Kata "Bengap" dalam Kalimat

Kata "bengap" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan berbagai situasi. Contohnya, "Setelah mandi, air di telinganya bengap sehingga ia tidak bisa mendengar suara temannya." Dalam kalimat ini, kata "bengap" digunakan untuk menggambarkan keadaan telinga yang pekak. Contoh lainnya adalah, "Gendang di konser itu terdengar bengap karena sudah lama tidak digunakan." Dalam kalimat ini, kata "bengap" digunakan untuk menggambarkan suara gendang yang tidak nyaring.

Relevansi Kata "Bengap" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bengap" dapat digunakan dalam berbagai situasi untuk menggambarkan keadaan yang tidak nyaman atau tidak jernih. Misalnya, ketika kita sedang berbicara di tempat yang bising, suara kita dapat terdengar bengap karena tidak jernih. Atau, ketika kita sedang sakit, kita dapat merasa bengap karena telinga kita pekak. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bengap" juga dapat digunakan dalam konteks humor atau ironi untuk menggambarkan keadaan yang tidak nyaman atau tidak jernih. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "bengap" memiliki arti yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai situasi untuk menggambarkan keadaan yang tidak nyaman atau tidak jernih.