Arti Kata "barang tetap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "barang tetap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

barang tetap

harta benda yang tidak dapat dipindah-pindahkan (seperti rumah, tanah)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "barang tetap"

📝 Contoh Penggunaan kata "barang tetap" dalam Kalimat

1.Pemilik rumah tersebut harus menunjukkan dokumen kepemilikan barang tetap sebagai syarat menjualnya.
2.Komisioner perusahaan memerintahkan untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk membeli dan mengembangkan barang tetap perusahaan.
3.Pada masa kolonial, pemerintah mengambil alih semua barang tetap milik penduduk setempat.
4.Dalam contoh kasus hukum, hakim memutuskan bahwa barang tetap yang ditinggalkan oleh penghuni rumah harus dijual untuk membayar utangnya.
5.Pada tahap akhir proyek pembangunan, kami harus memperhitungkan biaya perawatan dan pemeliharaan barang tetap yang baru.

📚 Artikel terkait kata "barang tetap"

Mengenal Kata 'barang tetap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Barang Tetap" - Pengertian dan Contoh

Kata "barang tetap" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, barang tetap adalah harta benda yang tidak dapat dipindah-pindahkan, seperti rumah, tanah, atau aset lainnya yang memiliki nilai-nilai sosial dan ekonomis yang signifikan. Konsep ini telah ada sejak zaman dahulu, ketika harta benda seseorang dianggap sebagai sumber kekuasaan dan status sosial. Pada awal abad ke-20, Undang-Undang Perkawinan (UU No. 1 Tahun 1974) dan Undang-Undang Warisan (UU No. 5 Tahun 1998) memperkuat konsep barang tetap sebagai harta benda yang tidak dapat dipindah-pindahkan. Dengan demikian, barang tetap memiliki nilai-nilai hukum yang jelas dan dapat dijadikan acuan dalam penyelesaian sengketa harta. Berikut beberapa contoh penggunaan kata barang tetap dalam kalimat yang alami: * Rumah miliknya adalah barang tetap yang tidak dapat dipindah-pindahkan, sehingga ia dapat meninggalkannya kepada anak-anaknya. * Dalam pernikahannya, istrinya mewarisi barang tetap dari kakek neneknya, sehingga mereka dapat membangun rumah baru. Dalam kehidupan sehari-hari, barang tetap memiliki relevansi yang sangat penting. Maka dari itu, penting bagi kita untuk memahami konsep barang tetap agar dapat mengelola harta benda kita secara efektif dan efisien.