Arti Kata "bagai menentang matahari" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagai menentang matahari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagai menentang matahari

Peribahasa melawan atau menyanggah kekuatan atau kekuasaan yang jauh lebih tinggi daripada kuasa atau kekuatan penyanggah itu tentu akan binasa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagai menentang matahari"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagai menentang matahari" dalam Kalimat

1.Menentang matahari adalah tindakan yang tak berdasar karena tidak ada yang mampu menandinginya.
2.Pemerintah menghimbau agar tidak menentang matahari kekuasaan hukum ini.
3.Dalam perjalanannya, para pahlawan selalu menentang matahari rezim penjajah.
4.Sang pemuda menentang matahari kekuasaan penguasa yang korup itu.
5.Dalam dongeng rakyat, seorang pahlawan menentang matahari raja yang kejam.

📚 Artikel terkait kata "bagai menentang matahari"

Mengenal Kata 'bagai menentang matahari' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagai menentang matahari" - Inspirasi dan Motivasi

Jelaskan Makna Umum dan Konteks Historis Sosial

Peribahasa "bagai menentang matahari" telah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia yang kaya. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, maknanya adalah "melawan atau menyanggah kekuatan atau kekuasaan yang jauh lebih tinggi daripada kuasa atau kekuatan penyanggah itu tentu akan binasa." Peribahasa ini memiliki konteks yang sangat historis dan sosial, karena pada masa lalu, kekuasaan raja-raja dan penguasa lainnya sering kali digambarkan sebagai kekuatan yang tak terhentikan dan tak tergoyahkan.

Contoh Penggunaan Kata "bagai menentang matahari" dalam Kalimat yang Alami

Kata "bagai menentang matahari" sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak seimbang, di mana seseorang atau satu kelompok melawan kekuatan yang lebih besar. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ini dalam kalimat yang alami: - "Ia mencoba untuk menentang kekuasaan penguasa, tapi akhirnya ia terbukti gagal karena bagai menentang matahari." - "Komunitas kecil itu berjuang untuk menyelamatkan lingkungan mereka dari perusahaan yang besar, tapi bagai menentang matahari, mereka tidak bisa menang." - "Pemimpin oposisi mencoba untuk menantang kekuasaan penguasa, tapi bagai menentang matahari, ia akhirnya terpaksa mundur."

Relevansi Kata "bagai menentang matahari" dalam Kehidupan Sehari-Hari atau Budaya Indonesia Modern

Kata "bagai menentang matahari" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari kita. Banyak dari kita masih menghadapi situasi yang tidak seimbang, di mana kita harus melawan kekuatan yang lebih besar. Namun, kata ini juga membawa pesan inspiratif bahwa kita harus mencoba untuk berjuang dan tidak menyerah, bahkan jika hasilnya tidak dapat diprediksi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bagai menentang matahari" masih digunakan sebagai simbol keberanian dan kegigihan dalam menghadapi tantangan.