Arti Kata "ayam kedu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ayam kedu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ayam kedu

ayam yang berasal dari Kedu (Jawa Tengah), bulu dan kakinya berwarna hitam, betinanya dapat bertelur selama dua bulan terus-menerus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ayam kedu"

📝 Contoh Penggunaan kata "ayam kedu" dalam Kalimat

1.ayam kedu yang dikembangbiakkan dengan baik dapat meningkatkan produktivitas peternakan.
2.ayam kedu memiliki ciri khas bulu dan kaki berwarna hitam yang unik.
3.ayam kedu menjadi salah satu pilihan utama peternak di Jawa Tengah.
4.Dalam upacara adat, ayam kedu sering digunakan sebagai hewan korban.
5.Karena kemampuan bertelurnya yang tinggi, ayam kedu sangat populer di kalangan peternak.

📚 Artikel terkait kata "ayam kedu"

Mengenal Kata 'ayam kedu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ayam Kedu" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ayam kedu" sering kali disebutkan dalam konteks budaya dan sejarah Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Ayam kedu berasal dari daerah Kedu, yang terletak di Jawa Tengah, dan dikenal akan bulu dan kaki yang berwarna hitam. Betinanya, yang merupakan salah satu keunikan dari ayam kedu ini, dapat bertelur selama dua bulan terus-menerus. Ayam kedu memiliki beragam varian penggunaan dalam kalimat sehari-hari. Dalam konteks pertanian, ayam kedu sering kali digunakan sebagai hewan ternak yang dapat memberikan manfaat berupa telur dan daging. Misalnya, "Petani di daerah Kedu memelihara ayam kedu sebagai sumber pendapatan tambahan." Atau, "Ayam kedu menjadi salah satu komoditas penting dalam pasaran lokal." Selain itu, ayam kedu juga sering digunakan sebagai simbol keberanian dan ketangguhan dalam beberapa budaya. Dalam kehidupan sehari-hari, ayam kedu memiliki relevansi yang signifikan dalam beberapa aspek. Pertama, ayam kedu dapat menjadi sumber inspirasi bagi petani dan nelayan yang ingin meningkatkan produktivitas mereka. Kedua, ayam kedu dapat menjadi simbol kekuatan dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan hidup. Terakhir, ayam kedu dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih menghargai keberagaman dan keunikan budaya daerah. Dengan demikian, ayam kedu dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk lebih mengenal dan menghargai kebudayaan kita sendiri.