Arti Kata "aspartame" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "aspartame" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

aspartame

as·par·ta·me n Kim pemanis buatan berkalori rendah dng kemanisan 160 kali gula sukrosa; C14H18N2O5

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "aspartame"

📝 Contoh Penggunaan kata "aspartame" dalam Kalimat

1.Pada tahun 1981, PBB melarang penggunaan aspartame dalam makanan karena kaitannya dengan penyakit kanker.
2.Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi aspartame berlebihan dapat menyebabkan migrain dan sakit kepala.
3.Ibu hamil harus berhati-hati dalam mengonsumsi minuman yang mengandung aspartame karena efek sampingannya belum sepenuhnya dipahami.
4.Pada abad ke-20, aspartame menjadi salah satu pemanis buatan yang paling umum digunakan di seluruh dunia.
5.Dalam industri makanan, aspartame digunakan sebagai pengganti gula untuk membantu mengurangi kalori dalam produk.

📚 Artikel terkait kata "aspartame"

Mengenal Kata 'aspartame' - Inspirasi dan Motivasi

Penjelasan Aspartame: Pemanis Buatan Berkalori Rendah

Aspartame adalah sebuah kimia pemanis buatan yang terbuat dari asam aspartat dan metil ester asam fenilalanin. Dengan kemanisan 160 kali gula sukrosa, aspartame menjadi salah satu pilihan pilihan bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi kalori dalam makanan dan minuman. Aspartame mulai dikembangkan pada tahun 1960-an dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang, terutama mereka yang memiliki penyakit diabetes atau yang ingin menjaga berat badan. Aspartame sering digunakan dalam berbagai produk makanan dan minuman, seperti sirup pemanis, permen, minuman ringan, dan bahkan dalam beberapa jenis makanan siap saji. Contoh penggunaan aspartame dalam kalimat yang alami adalah: "Makanan penutup saya mengandung aspartame sebagai pemanis utama", "Saya tidak bisa menemukan permen yang tidak mengandung aspartame", atau "Minuman ringan yang saya minum memiliki rasa yang manis karena adanya aspartame". Dengan demikian, aspartame telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari orang-orang di seluruh dunia. Dalam kehidupan sehari-hari, aspartame memiliki relevansi yang signifikan terutama di kalangan masyarakat Indonesia yang semakin peduli dengan kesehatan dan gaya hidup sehat. Banyak produsen makanan dan minuman di Indonesia mulai menggunakan aspartame sebagai alternatif untuk gula sukrosa dalam produk-produk mereka. Hal ini bertujuan untuk mengurangi konsumsi kalori dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat di tengah-tengah kesibukan hidup modern. Oleh karena itu, aspartame menjadi salah satu pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi kalori dalam makanan dan minuman mereka.