Arti Kata "asimilasi perkawinan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "asimilasi perkawinan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

asimilasi perkawinan

proses terjadinya perkawinan campuran yang berbeda budaya, perilaku, dan golongan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "asimilasi perkawinan"

📝 Contoh Penggunaan kata "asimilasi perkawinan" dalam Kalimat

1.Dalam konteks antropologi, asimilasi perkawinan terjadi ketika dua keluarga dari budaya berbeda menikah.
2.Pada saat itu, pernikahan antara pasangan dari budaya Cina dengan Indonesia dapat dianggap sebagai contoh asimilasi perkawinan.
3.Dalam masyarakat yang multikultural, asimilasi perkawinan dapat memperkuat persatuan dan kesetaraan antar komunitas.
4.Pernikahan antara seorang pria dari Indonesia dengan seorang perempuan dari Eropa merupakan contoh asimilasi perkawinan yang umum terjadi.
5.Dalam proses asimilasi perkawinan, pasangan yang menikah harus beradaptasi dengan budaya dan nilai-nilai masing-masing keluarga.

📚 Artikel terkait kata "asimilasi perkawinan"

Mengenal Kata 'asimilasi perkawinan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Asimilasi Perkawinan" - Inspirasi dan Motivasi

Asimilasi perkawinan merupakan konsep yang relevan dalam konteks sosial dan budaya, terutama dalam era globalisasi. Secara resmi, proses asimilasi perkawinan diartikan sebagai terjadinya perkawinan campuran yang berbeda budaya, perilaku, dan golongan. Dalam sejarah, asimilasi perkawinan telah menjadi fenomena yang umum terjadi, terutama pada masa kolonialisme dan imigrasi.

Contoh Penggunaan Asimilasi Perkawinan dalam Kalimat

Asimilasi perkawinan seringkali melibatkan perpaduan antara budaya asli dan budaya baru. Misalnya, "Perkawinan antara seorang pria Tionghoa dengan seorang wanita Jawa merupakan contoh asimilasi perkawinan yang menunjukkan perpaduan antara budaya Tionghoa dan budaya Jawa." Dalam konteks ini, asimilasi perkawinan dapat membantu meningkatkan integrasi sosial dan memperkuat ikatan antarbudaya.

Relevansi Asimilasi Perkawinan dalam Kehidupan Sehari-hari

Asimilasi perkawinan juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam era globalisasi, asimilasi perkawinan dapat membantu meningkatkan toleransi dan akhlak, serta membantu menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan majemuk. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan menerima asimilasi perkawinan sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya kita.