Arti Kata "asidosis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "asidosis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

asidosis

asi·do·sis n Dok keadaan patologis akibat penimbunan asam atau kehilangan alkali dl darah dan jaringan tubuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "asidosis"

📝 Contoh Penggunaan kata "asidosis" dalam Kalimat

1.Pasien diabetes itu dilarikan ke UGD karena mengalami asidosis metabolik.
2.asidosis dapat menjadi kondisi yang mengancam jiwa jika tidak segera ditangani.
3.Penyakit ginjal yang parah bisa menyebabkan tubuh tidak mampu membuang asam, sehingga terjadi asidosis.
4.Gejala asidosis bisa berupa napas cepat, kebingungan, dan kelelahan ekstrem.
5.Dokter memeriksa kadar gas darah untuk mendiagnosis asidosis.

📚 Artikel terkait kata "asidosis"

Asidosis: Ketika Tubuh Terlalu Asam

Asidosis adalah sebuah kondisi medis serius yang terjadi ketika kadar asam dalam cairan tubuh, terutama darah, menjadi terlalu tinggi. Normalnya, tubuh kita memiliki mekanisme yang canggih untuk menjaga keseimbangan asam-basa (keseimbangan pH) dalam rentang yang sangat sempit. Namun, beberapa penyakit atau kondisi tertentu dapat mengganggu keseimbangan ini, menyebabkan penumpukan asam atau kehilangan terlalu banyak basa (alkali). Ada dua jenis utama asidosis. Pertama, asidosis respiratorik, yang terjadi ketika paru-paru tidak dapat mengeluarkan cukup karbon dioksida (yang bersifat asam) dari tubuh. Kedua, asidosis metabolik, yang terjadi ketika ginjal tidak dapat membuang cukup asam dari tubuh atau ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam, seperti pada komplikasi diabetes yang tidak terkontrol (ketoasidosis diabetik). Asidosis bukanlah penyakit itu sendiri, melainkan tanda dari adanya masalah kesehatan lain yang mendasarinya dan memerlukan penanganan medis segera.