Arti Kata "apokalips" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "apokalips" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

apokalips

apo·ka·lips n Kris wahyu; penyingkapan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "apokalips"

📝 Contoh Penggunaan kata "apokalips" dalam Kalimat

1.Dalam kitab suci, cerita tentang akhir dunia disebut sebagai apokalips.
2.Ia menghabiskan seluruh hidupnya untuk mempelajari teologi dan apokalips dalam kitab suci.
3.Dalam film ini, kehidupan di akhir dunia digambarkan sebagai sebuah apokalips yang mengerikan.
4.Sekelompok ilmuwan mencoba untuk mencegah bencana apokalips yang akan menenggelamkan seluruh bumi.
5.Dosen filsafat itu sering membahas tentang teori apokalips dan akhir dunia di dalam kelasnya.

📚 Artikel terkait kata "apokalips"

Mengenal Kata 'apokalips' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Apokalips": Kris Wahyu dalam Keberagaman Budaya

Apokalips adalah kata yang sering digunakan dalam konteks keagamaan, tetapi maknanya jauh lebih luas. Dalam bahasa Indonesia, kata apokalips didefinisikan sebagai "kris wahyu; penyingkapan". Sejarahnya, kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "apokalyptos", yang berarti "dipamerkan" atau "dibuka". Kata apokalips sering digunakan dalam konteks keagamaan, terutama dalam Kitab Wahyu, bagian terakhir dari Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen. Dalam kitab ini, kata apokalips digunakan untuk menggambarkan adegan-adegan yang menampilkan penyingkapan atau pengungkapan yang lebih mendalam tentang kejadian-kejadian besar di akhir zaman. Namun, apa yang lebih menarik adalah bagaimana kata apokalips dipakai dalam kalimat yang alami. Contoh-contoh sederhana seperti: "Film apokalips tersebut sangat menarik, karena menggambarkan krisis besar yang menghancurkan dunia." Atau, "Buku apokalips yang ditulis oleh penulis itu sangat populer, karena membahas tentang kebangkitan manusia." Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata apokalips tidak hanya terbatas pada konteks keagamaan, tetapi juga dapat digunakan dalam konteks sosial dan budaya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata apokalips memiliki relevansi yang lebih luas. Banyak film, buku, dan bahkan lagu yang menggunakan tema apokalips sebagai inspirasi. Bahkan, beberapa budaya di Indonesia juga memiliki legenda-legenda yang terkait dengan konsep apokalips. Misalnya, seperti legenda tentang akhir zaman yang diungkapkan dalam kitab-kitab suci agama-agama tertentu. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata apokalips memiliki makna yang lebih luas dan lebih mendalam dalam kehidupan sehari-hari.