Arti Kata "apok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "apok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

apok

apok n alat bunyi-bunyian berupa seruas bambu yg disayat membelah menjadi bagian-bagian kecil, hampir menyerupai sapu lidi, jika dipukulkan secara mengejut, akan terdengar suara geserannya (Sulawesi Selatan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "apok"

📝 Contoh Penggunaan kata "apok" dalam Kalimat

1.apok adalah istilah dalam bahasa Jawa yang berarti kain atau selendang.
2.Saat upacara adat, wanita sering memakai apok sebagai aksesori.
3.Di pasar tradisional, banyak pedagang yang menjual apok dengan berbagai motif.
4.Ketika musim hujan tiba, apok sering digunakan sebagai pelindung dari air hujan.
5.apok juga sering dijadikan sebagai hadiah atau souvenir dalam acara pernikahan.

📚 Artikel terkait kata "apok"

Arti Kata apok Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia

Definisi Apok

Apok adalah kata dalam bahasa Jawa yang merujuk kepada sehelai kain atau selendang yang sering digunakan sebagai penutup tubuh atau aksesori. Dalam konteks budaya Jawa, apok memiliki makna yang kaya akan tradisi dan keindahan. Biasanya, apok memiliki motif-motif khas yang mencerminkan kearifan lokal dan keindahan seni tradisional.

Di kalangan masyarakat Jawa, apok sering dipakai dalam berbagai acara adat dan upacara keagamaan. Wanita sering memakai apok sebagai bagian dari busana tradisional mereka, baik sebagai selendang maupun hiasan di kepala. Penggunaan apok dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi bagian penting dari identitas budaya Jawa.

Di pasar tradisional, apok juga sering menjadi barang dagangan yang diminati oleh pengunjung. Berbagai pedagang kain menawarkan apok dengan beragam motif dan warna, sehingga pembeli memiliki banyak pilihan sesuai selera. Apok juga sering dijadikan sebagai oleh-oleh khas dari daerah Jawa, menjadi bukti akan keindahan dan kekayaan budaya lokal.

Selain sebagai aksesori fashion, apok juga memiliki fungsi praktis sebagai pelindung dari cuaca eksternal. Saat musim hujan tiba, apok sering digunakan sebagai penutup kepala atau bahu untuk melindungi dari air hujan. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dan kegunaan yang luas dari apok dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa.

Terakhir, apok juga sering dijadikan sebagai hadiah atau souvenir dalam berbagai acara, terutama dalam acara pernikahan. Apok dengan motif-motif indah menjadi simbol keharmonisan dan kebahagiaan dalam pernikahan. Penggunaan apok sebagai hadiah juga mencerminkan keindahan seni tekstil tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Jawa.