Arti Kata "apartheid" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "apartheid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

apartheid

apart·heid /aparthéid/ Bld n politik diskriminasi warna kulit yg diterapkan (dahulu) oleh negara Afrika Selatan antara keturunan dr Eropa (kulit putih) thd penduduk kulit berwarna: dahulu politik -- Afrika Selatan mendapat kritikan dr berbagai negara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "apartheid"

📝 Contoh Penggunaan kata "apartheid" dalam Kalimat

1.Pemerintah Afrika Selatan menerapkan kebijakan apartheid untuk memisahkan ras.
2.apartheid adalah sistem pemerintahan yang membagi masyarakat berdasarkan ras.
3.Gerakan anti-apartheid terus berkembang untuk menghentikan diskriminasi ras.
4.Pengadilan Internasional menolak kebijakan apartheid Afrika Selatan.
5.apartheid adalah contoh sistem pemerintahan yang sangat diskriminatif.

📚 Artikel terkait kata "apartheid"

Definisi dan Contoh Apartheid: Sejarah dan Dampaknya

Apartheid adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sistem pemerintahan diskriminatif yang diterapkan di Afrika Selatan pada abad ke-20. Sistem ini membagi masyarakat berdasarkan ras, dengan orang kulit putih sebagai kelompok yang paling berkuasa.

Apartheid diterapkan pada tahun 1948 dengan tujuan untuk memisahkan ras dan mengurangi kekuasaan orang kulit hitam. Namun, sistem ini tidak hanya membawa konflik sosial, tetapi juga menghancurkan ekonomi dan budaya masyarakat Afrika Selatan.

Gerakan anti-apartheid mulai berkembang pada tahun 1960-an, dengan tujuan untuk menghentikan diskriminasi ras dan memperjuangkan hak-hak sipil bagi semua warga negara. Pada tahun 1990, apartheid dihentikan dan Afrika Selatan memulai proses transisi menuju demokrasi.

Apartheid adalah contoh sistem pemerintahan yang sangat diskriminatif dan membawa konsekuensi yang buruk bagi masyarakat. Namun, perjuangan melawan apartheid juga menunjukkan bahwa perubahan bisa terjadi dengan solidaritas dan komitmen dari masyarakat.