Arti Kata "apabila" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "apabila" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

apabila

apa·bi·la 1 p jika; kalau: -- keadaan mengizinkan, tahun depan saya akan meneruskan kuliah; 2 kl pron kata untuk menanyakan waktu: -- Permaisuri tiba?

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "apabila"

📝 Contoh Penggunaan kata "apabila" dalam Kalimat

1.apabila hujan turun, saya akan membawa payung.
2.apabila kamu datang tepat waktu, kita bisa mulai rapat.
3.Saya akan memberikan bonus apabila kinerja Anda mencapai target bulanan.
4.apabila anak-anak sudah pulang sekolah, ibu harus siapkan makan malam.
5.apabila kamu sakit, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.

📚 Artikel terkait kata "apabila"

Arti Kata apabila Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia

Definisi Apabila

Apabila merupakan kata hubung dalam bahasa Indonesia yang digunakan untuk menyatakan kondisi atau situasi yang mungkin terjadi di masa depan. Kata ini sering digunakan untuk mengaitkan dua peristiwa atau keadaan yang bersifat bersyarat. Apabila sering digunakan dalam kalimat untuk menyatakan konsekuensi atau tindakan yang akan dilakukan jika kondisi tertentu terjadi.

Contoh penggunaan kata apabila dalam kalimat sehari-hari adalah "Apabila cuaca cerah, kita akan pergi berlibur ke pantai." Dalam kalimat tersebut, kata apabila digunakan untuk menyatakan kemungkinan pergi berlibur ke pantai tergantung pada kondisi cuaca yang cerah.

Apabila memiliki sinonim atau padanan kata seperti jika, kalau, bila, serta seandainya. Penggunaan sinonim ini bergantung pada konteks kalimat dan preferensi penutur bahasa. Namun, secara umum, makna dan penggunaan kata apabila tetap sama dengan kata-kata tersebut.

Untuk penggunaan formal, kata apabila lebih sering digunakan dalam tulisan resmi, pidato, atau konteks yang mengharuskan penggunaan bahasa baku. Penggunaan kata ini menunjukkan kehati-hatian dan kesopanan dalam menyampaikan informasi atau instruksi yang bersyarat.

Dalam penulisan ilmiah atau akademis, penggunaan kata apabila juga diperlukan untuk menyatakan asumsi, hipotesis, atau kondisi tertentu yang merupakan dasar dari argumen atau penelitian yang dilakukan. Dengan demikian, pemahaman yang baik tentang penggunaan kata apabila sangat penting dalam menyusun tulisan yang jelas dan terstruktur.