Arti Kata "angka sial" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "angka sial" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

angka sial

angka yang menurut kepercayaan membawa sial (kemalangan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "angka sial"

📝 Contoh Penggunaan kata "angka sial" dalam Kalimat

1.Dalam konteks budaya Jawa, angka 4 dianggap angka sial karena kemiripannya dengan kata "mati" dalam bahasa Jawa.
2.Dalam perencanaan proyek bangunan, kami tidak menggunakan angka sial 13 karena dianggap membawa kesialan.
3.Pada hari Jumat yang dipandang angka sial, saya tidak suka makan nasi goreng karena percaya akan hal yang tidak berdasar.
4.Dalam permainan kartu, pemain yang mendapatkan angka sial 17 harus kalah karena peraturan yang telah ditetapkan.
5.Dokter menyarankan pasien untuk menghindari angka sial 4 karena percaya akan efek negatif pada kehidupan.

📚 Artikel terkait kata "angka sial"

Mengenal Kata 'angka sial' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "angka sial" - Inspirasi dan Motivasi

Menemukan Makna di Balik Kata "angka sial"

Kata "angka sial" seringkali menjadi topik perbincangan di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini merujuk pada angka yang menurut kepercayaan membawa sial atau kemalangan. Konsep ini mungkin berkembang karena beberapa faktor, seperti pengaruh budaya dan kepercayaan leluhur. Dalam sejarah, orang-orang Indonesia percaya bahwa beberapa angka tertentu memiliki energi negatif yang dapat menyebabkan kemalangan atau kesialan.

Contoh Penggunaan Kata "angka sial" dalam Kalimat

Kata "angka sial" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, seseorang mungkin berkata, "Saya menghindari menggunakan angka 13 karena saya menganggapnya sebagai angka sial." Atau, "Saya tidak suka melihat jam yang menunjukkan angka 4 karena saya percaya bahwa itu adalah angka sial." Contoh lainnya adalah, "Saya berusaha menghindari angka 17 dalam kegiatan sehari-hari saya karena saya takut akan kemalangan."

Relevansi Kata "angka sial" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "angka sial" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang Indonesia yang percaya bahwa beberapa angka tertentu memiliki energi negatif yang dapat menyebabkan kemalangan. Oleh karena itu, mereka berusaha menghindari menggunakan atau melihat angka tersebut. Contohnya, seseorang mungkin menghindari membeli tiket pesawat dengan nomor kursi 13 atau tidak suka melihat tanggal 31 Desember karena percaya bahwa itu adalah angka sial. Meskipun konsep ini mungkin tidak didukung oleh ilmu pengetahuan, namun masih banyak orang yang percaya pada keberadaannya.