Arti Kata "angin sakal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "angin sakal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

angin sakal

istilah pelayaran angin haluan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "angin sakal"

📝 Contoh Penggunaan kata "angin sakal" dalam Kalimat

1.Pada hari itu, angin sakal membawa kapal kami ke pantai timur.
2.Selama pelajaran geografi, guru berbicara tentang peran angin sakal dalam navigasi laut.
3.Di pantai, saya melihat kapal yang berlayar dengan angin sakal yang kuat.
4.angin sakal yang datang dari utara membuat cuaca di kota menjadi terasa dingin.
5.Dalam sejarah pelayaran, angin sakal dianggap sebagai angin yang paling membantu bagi penjelajah.

📚 Artikel terkait kata "angin sakal"

Mengenal Kata 'angin sakal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Angin Sakal" dalam Pelayaran - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Angin Sakal

Angin sakal adalah istilah yang digunakan dalam pelayaran untuk menggambarkan arah angin yang menyebabkan kapal tertabrak atau terdorong ke arah yang berlawanan. Kata ini memiliki asal-usul yang kaya dalam sejarah pelayaran Indonesia. Dalam masa lalu, para pelaut dan nakhoda harus menghadapi berbagai jenis angin yang berbeda, termasuk angin sakal yang berpotensi mengancam keselamatan kapal. Namun, dengan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, para pelaut menjadi lebih ahli dalam menghadapi angin sakal dan melanjutkan perjalanan mereka dengan aman.

Contoh Penggunaan Angin Sakal dalam Kalimat

Dalam pelayaran, kapal harus siap menghadapi berbagai jenis angin, termasuk angin sakal yang dapat menyebabkan mereka terdorong ke arah yang berlawanan. Oleh karena itu, para pelaut harus selalu waspada dan siap menghadapi situasi darurat. Dalam situasi seperti itu, mereka harus menggunakan pengetahuan dan pengalaman mereka untuk mengatasi angin sakal dan melanjutkan perjalanan dengan aman. Dalam beberapa kasus, angin sakal dapat menyebabkan kapal terdorong ke arah yang berlawanan, sehingga para pelaut harus siap menghadapi situasi darurat dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Relevansi Angin Sakal dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun angin sakal memiliki makna yang khusus dalam pelayaran, namun konsep ini juga dapat dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam situasi yang kompleks dan tidak terduga, kita harus siap menghadapi berbagai jenis tantangan dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, kita dapat menjadi lebih ahli dalam menghadapi situasi yang tidak terduga dan melanjutkan perjalanan kita dengan aman. Oleh karena itu, konsep angin sakal dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menjadi lebih siap menghadapi berbagai jenis tantangan dan mencapai kesuksesan.