Arti Kata "anemia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "anemia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

anemia

ane·mia /anémia/ n Dok (penyakit) kekurangan kadar hemoglobin di dl darah; kekurangan butir darah merah;
-- gizi anemia yg disebabkan oleh kekurangan zat gizi tertentu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "anemia"

📝 Contoh Penggunaan kata "anemia" dalam Kalimat

1.Ketika pasien datang ke dokter, dia menderita anemia karena defisiensi zat besi.
2.anemia adalah kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai oleh kaum hawa yang hamil.
3.Di daerah pedesaan, banyak anak-anak menderita anemia karena tidak mendapatkan makanan seimbang.
4.Mahasiswa perlu memperhatikan asupan nutrisi untuk mencegah anemia sebelum ujian akhir.
5.Dalam buku itu, penulis menjelaskan cara mengatasi anemia dengan diet yang seimbang dan olahraga teratur.

📚 Artikel terkait kata "anemia"

Mengenal Kata 'anemia' - Inspirasi dan Motivasi

Anemia: Penyakit Kekurangan Hemoglobin

Anemia adalah penyakit yang dialami oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "anaimia", yang berarti "kekurangan darah". Dalam konteks medis, anemia merupakan kekurangan kadar hemoglobin di dalam darah, yang menyebabkan kekurangan butir darah merah. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman, seperti kelelahan, lemah, dan palpitasi. Dalam kehidupan sehari-hari, anemia dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kekurangan asupan zat gizi, infeksi, dan penyakit lainnya. Contoh penggunaan kata anemia dalam kalimat yang alami adalah: "Dia menderita anemia akibat kekurangan besi dalam darahnya." Atau, "Perawatan anemia meliputi asupan zat gizi yang seimbang dan pengobatan jika perlu." Selain itu, kata anemia juga dapat digunakan dalam konteks sosial, seperti dalam kalimat: "Keterbatasan akses makanan yang bergizi menyebabkan anemia yang meluas di kalangan penduduk." Dalam budaya Indonesia modern, anemia masih merupakan masalah yang signifikan, terutama di kalangan anak-anak dan wanita hamil. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan zat gizi yang seimbang dan melakukan pemeriksaan darah secara teratur untuk mendeteksi anemia pada waktunya. Dengan demikian, kita dapat mencegah komplikasi yang dapat timbul akibat anemia dan meningkatkan kualitas hidup.

Kata yang Mirip

anemia gizi