Arti Kata "anak asuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "anak asuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

anak asuh

anak yang diberi biaya pendidikan (oleh seseorang), tetapi tetap tinggal pada orang tuanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "anak asuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "anak asuh" dalam Kalimat

1.Orang tua yang memiliki anak asuh biasanya memiliki tanggung jawab untuk membiayai pendidikannya.
2.Perkumpulan tersebut memberikan bantuan kepada keluarga miskin untuk mendapatkan anak asuh yang membutuhkan bantuan pendidikan.
3.Sebagai anak asuh, dia harus belajar disiplin dan tanggung jawab untuk mencapai kesuksesan.
4.anak asuh yang berprestasi di sekolah tidak boleh dilupakan oleh orang tuanya yang memberikan biaya pendidikannya.
5.Dalam kegiatan peduli anak, tim kita akan mendaftarkan diri untuk menjadi anak asuh di yayasan tersebut.

📚 Artikel terkait kata "anak asuh"

Mengenal Kata 'anak asuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Anak Asuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "anak asuh" seringkali menjadi hal yang menarik perhatian di kalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki latar belakang sosial atau budaya yang unik. Dalam konteks resmi, **anak asuh** diartikan sebagai anak yang diberi biaya pendidikan (oleh seseorang), tetapi tetap tinggal pada orang tuanya. Konsep ini memiliki latar belakang yang panjang dan kompleks, terutama dalam konteks budaya Jawa dan Sumatera, dimana anak asuh seringkali dianggap sebagai simbol kebahagiaan dan kemakmuran.

Contoh Penggunaan Kata "Anak Asuh" di dalam Kalimat

Kata "anak asuh" seringkali digunakan untuk menggambarkan hubungan yang unik antara seorang anak dengan orang yang membantunya secara finansial. Misalnya, "Orang tua saya memiliki seorang **anak asuh** yang telah menempuh pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi." Atau, "Kami memiliki seorang **anak asuh** yang telah kami didik sejak kecil dan sekarang telah dewasa."

Relevansi Kata "Anak Asuh" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "anak asuh" memiliki relevansi yang cukup tinggi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Banyak komunitas dan organisasi yang berdedikasi untuk membantu anak-anak yang membutuhkan bantuan, termasuk anak-anak yang merupakan **anak asuh**. Dengan demikian, konsep anak asuh tidak hanya merupakan hal yang abstrak, tetapi juga sebuah praktik yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat. Dalam kesimpulan, kata "anak asuh" memiliki makna yang kompleks dan unik, serta memiliki relevansi yang cukup tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami konsep ini, kita dapat lebih baik memahami budaya dan sosial di sekitar kita.