Arti Kata "amra disangka kedondong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "amra disangka kedondong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

amra disangka kedondong

Peribahasa sesuatu yang baik disangka buruk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "amra disangka kedondong"

📝 Contoh Penggunaan kata "amra disangka kedondong" dalam Kalimat

1.amra disangka kedondong, tetapi ternyata dia seorang insinyur yang sukses.
2.Pak guru bertugas sebagai kepala sekolah, amra disangka kedondong tapi ternyata dia sangat kompeten.
3.Sebelumnya, dia disangka sebagai pengemis, tapi amra disangka kedondong karena ternyata dia seorang penulis novel terkenal.
4.Di desa kita, amra disangka kedondong karena dia memiliki kulit hitam, tapi ternyata dia adalah seorang dokter yang ahli.
5.Ketika dia datang ke kantor, semua staf mengira bahwa dia adalah tamu biasa, amra disangka kedondong karena ternyata dia adalah bos baru yang baru datang.

📚 Artikel terkait kata "amra disangka kedondong"

Mengenal Kata 'amra disangka kedondong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Amra Disangka Kedondong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "amra disangka kedondong" adalah salah satu peribahasa Indonesia yang telah melekat dalam budaya dan kehidupan masyarakat kami. Dalam arti resmi, kata ini berarti "sesuatu yang baik disangka buruk". Konsep ini telah ada sejak zaman dahulu kala, ketika orang-orang masih memiliki kebiasaan untuk berpikir bahwa sesuatu yang baru dan tidak terduga haruslah berbau negatif. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali mengalami hal yang sama. Sesuatu yang baik dan berkah seringkali disangka sebagai sesuatu yang buruk dan berbahaya. Ini karena kita memiliki kecenderungan untuk berpikir dengan pola yang sama, yaitu menganggap yang tidak terduga sebagai sesuatu yang berbahaya. Oleh karena itu, perlu kita ingat bahwa "amra disangka kedondong" adalah sebuah peringatan untuk kita agar tidak terjebak dalam pola pikir yang sama. Berikut contoh kalimat yang menggunakan kata "amra disangka kedondong" dalam konteks yang alami: - "Proyek infrastruktur ini awalnya dianggap sebagai proyek yang tidak efektif, tetapi setelah dilaksanakan, ternyata proyek ini sangat membantu masyarakat." - "Ketika pertama kali mengalami gejala penyakit ini, saya sangat khawatir, tetapi setelah dilakukan diagnosa, ternyata penyakit ini tidak berbahaya seperti yang saya sangka." - "Kami awalnya merasa ragu untuk mengadopsi teknologi baru ini, tetapi setelah dipahami, ternyata teknologi ini sangat membantu meningkatkan produktivitas kami." Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mengalami hal yang sama. Sesuatu yang baik dan berkah seringkali disangka sebagai sesuatu yang buruk dan berbahaya. Oleh karena itu, perlu kita ingat bahwa "amra disangka kedondong" adalah sebuah peringatan untuk kita agar tidak terjebak dalam pola pikir yang sama.