Arti Kata "agresif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "agresif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

agresif

ag·re·sif /agrésif/ a 1 bersifat atau bernafsu menyerang; 2 Psi cenderung (ingin) menyerang sesuatu yg dipandang sbg hal atau situasi yg mengecewakan, menghalangi, atau menghambat;
-- ofensif a bersifat maju dan menyerang dl suatu kegiatan (ekonomi, politik, olahraga, dsb);
ke·ag·re·sif·an n hal (sifat, tindak) agresif

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "agresif"

📝 Contoh Penggunaan kata "agresif" dalam Kalimat

1.Saat presentasi, dia tampil agresif dengan membela argumennya tanpa ragu.
2.Pemain sepak bola itu terkenal karena gaya bermain agresifnya di lapangan.
3.Sikap agresifnya membuat suasana rapat menjadi tegang dan kurang produktif.
4.Dalam dunia bisnis, strategi pemasaran yang agresif seringkali lebih efektif.
5.Ketika mengemudi, sebaiknya hindari sikap agresif agar tidak menimbulkan kecelakaan.

📚 Artikel terkait kata "agresif"

Arti Kata Agresif Menurut KBBI

Definisi Agresif

Agresif merupakan sifat atau sikap yang ditunjukkan dengan penuh semangat dan intensitas tinggi dalam bertindak. Seseorang yang bersikap agresif cenderung menunjukkan keberanian, ketegasan, dan ketangguhan dalam menghadapi situasi tertentu. Sikap agresif dapat muncul dalam berbagai konteks seperti komunikasi, interaksi sosial, maupun dalam strategi bertindak.

Sikap agresif bisa menjadi kekuatan atau kelemahan tergantung pada konteksnya. Dalam situasi yang tepat, sikap agresif dapat membantu seseorang dalam mencapai tujuan atau mempertahankan pendirian. Namun, jika tidak diatur dengan baik, sikap agresif juga dapat menimbulkan konflik dan ketegangan yang tidak diinginkan.

Dalam hubungan personal, sikap agresif seringkali dianggap kurang menguntungkan karena dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan merusak hubungan. Oleh karena itu, penting bagi seseorang yang cenderung agresif untuk belajar mengendalikan emosi dan menyesuaikan sikapnya sesuai dengan situasi yang dihadapi.

Di dunia kerja, sikap agresif dapat menjadi faktor penentu kesuksesan seseorang. Ketegasan dan keberanian dalam mengambil keputusan seringkali diperlukan untuk mencapai target dan memenangkan persaingan. Namun, perlu diingat bahwa keagresifan yang berlebihan juga dapat menimbulkan reaksi negatif dari rekan kerja dan atasan.

Untuk mengelola sikap agresif dengan baik, penting untuk memahami batas-batasnya dan mengontrolnya sesuai dengan kebutuhan. Komunikasi yang jelas dan efektif juga dapat membantu dalam mengekspresikan pendapat tanpa harus terlihat terlalu agresif. Dengan demikian, sikap agresif dapat menjadi aset berharga jika dikelola dengan bijak dan disesuaikan dengan situasi yang tepat.