Arti Kata "wawas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wawas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wawas

wa·was Jw v, me·wa·was v meneliti; meninjau; memandang; mengamati: politik negara kita selama ini lebih banyak digunakan untuk ~ ke dalam;
wa·was·an n 1 hasil mewawas; tinjauan; pandangan; 2 konsepsi cara pandang;
~ nasional cara pandang suatu bangsa dl hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta dl hubungan antarnegara yg merupakan hasil perenungan filsafat tt diri dan lingkungannya dng memperhatikan sejarah dan kondisi sosial budaya serta memanfaatkan konstelasi geografis guna menciptakan dorongan dan rangsangan dl usaha mencapai tujuan nasional; ~ Nusantara pandangan atau anggapan bahwa Nusantara adalah kepulauan yg merupakan suatu kesatuan, termasuk semua laut dan selatnya; ~ sosial kemampuan untuk memahami cara-cara menyesuaikan diri atau menempatkan diri dl lingkungan sosial

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wawas"

📝 Contoh Penggunaan kata "wawas" dalam Kalimat

1.Kata "wawas" digunakan dalam berbagai konteks, seperti:
2.Politik negara kita selama ini lebih banyak digunakan untuk mewawas ke dalam kebijakan domestik.
3.Sebagai seorang peneliti, dia diberi tugas untuk mewawas kembali data yang sudah ada.
4.Dalam perjalanannya, dia menemukan hasil mewawas yang sangat menginspirasi.
5.Kita harus memiliki wawas nasional untuk menciptakan kebijakan yang lebih baik.

📚 Artikel terkait kata "wawas"

Mengenal Kata 'wawas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wawas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "wawas" memiliki makna yang sangat kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini berarti me-wawas, meninjau, memandang, atau mengamati. Konsep ini telah ada sejak lama, bahkan sebelum kolonialisme, dan merupakan bagian dari tradisi dan budaya Indonesia. Dalam konteks historis, kata "wawas" digunakan untuk menggambarkan proses pemikiran dan pengamatan yang dilakukan oleh para penguasa dan elit sosial untuk memahami kondisi sosial, politik, dan ekonomi masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "wawas" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, seseorang dapat mengatakan, "Saya akan wawas kegiatan organisasi kita hari ini untuk memahami kelemahan dan kekuatannya." Atau, "Pemerintah harus wawas kebijakan ekonominya untuk memastikan bahwa tidak ada dampak negatif pada masyarakat." Dalam kalimat lain, "Saya akan wawas keadaan lingkungan sekitar untuk memahami dampak aktivitas manusia pada alam." Kata "wawas" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks wawas nasional, misalnya, masyarakat Indonesia dapat memahami konsep dan nilai-nilai yang memotivasi bangsa ini untuk mencapai tujuan nasional. Dalam konteks wawas sosial, masyarakat dapat memahami cara-cara menyesuaikan diri dan menempatkan diri dalam lingkungan sosial yang kompleks. Dengan demikian, kata "wawas" menjadi sangat penting dalam membantu masyarakat memahami diri sendiri dan lingkungannya.

Kata yang Mirip

wawas diri