Arti Kata "walafiat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "walafiat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

walafiat

wal·a·fi·at kl a baik (tt kesehatan): sehat -- , sehat dan baik; kesehatannya baik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "walafiat"

📝 Contoh Penggunaan kata "walafiat" dalam Kalimat

1.Dalam konteks medis, dokter mengatakan bahwa kesehatannya sudah walafiat setelah beberapa bulan menjalani pengobatan.
2.Ibu ini telah walafiat selama lima tahun setelah melahirkan anak pertamanya.
3.Saya sangat mengharapkan anak ini dapat walafiat dan menjadi orang yang cerdas dan sukses di masa depan.
4.Pengalaman saya selama bekerja di perusahaan ini sudah walafiat, tidak ada lagi masalah besar yang perlu diatasi.
5.Setelah beberapa tahun menempuh pendidikan, dia akhirnya menjadi lulusan yang telah walafiat dan siap menghadapi tantangan karir.

📚 Artikel terkait kata "walafiat"

Mengenal Kata 'walafiat' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Walafiat: Makna dan Penggunaan yang Tepat

Kata "walafiat" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "walafiat" berarti sehat dan baik, tetapi maknanya tidak hanya terbatas pada kondisi fisik. Dalam konteks sejarah dan budaya, kata ini telah digunakan untuk menggambarkan kondisi yang lebih abstrak, seperti keadaan hati atau jiwa yang dalam. Dalam beberapa abad lalu, "walafiat" digunakan dalam konteks kesehatan untuk menggambarkan kondisi tubuh yang sehat dan tidak terdampak penyakit. Namun, makna ini semakin berkembang dan sekarang digunakan untuk menggambarkan kondisi yang lebih luas, seperti keadaan mental atau emosional yang stabil. Contoh penggunaan kata "walafiat" dalam kalimat yang alami adalah: "Dia memiliki walafiat yang sangat baik, sehingga tidak pernah sakit." Atau, "Kondisi walafiat saya sangat baik setelah saya melakukan olahraga secara teratur." Dalam kedua contoh ini, kata "walafiat" digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik yang sehat dan baik. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "walafiat" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam pengobatan tradisional, "walafiat" digunakan untuk menggambarkan kondisi tubuh yang sehat dan tidak terdampak penyakit. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini juga digunakan dalam konteks spiritual, seperti keadaan hati atau jiwa yang dalam. Dalam beberapa kesempatan, kata "walafiat" juga digunakan dalam konteks sosial, seperti keadaan mental atau emosional yang stabil.