Arti Kata "tunawisma" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tunawisma" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tunawisma

tu·na·wis·ma a tidak mempunyai tempat tinggal (rumah); gelandangan: kaum -- wisma hidup dan tinggal di bantaran sungai;

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tunawisma"

📝 Contoh Penggunaan kata "tunawisma" dalam Kalimat

1.Banyak tunawisma yang tinggal di bantaran sungai karena tidak memiliki tempat tinggal.
2.Pemerintah harus meningkatkan program untuk mengalokasikan rumah bagi tunawisma.
3.tunawisma seringkali mengalami kesulitan hidup karena tidak mempunyai tempat tinggal yang nyaman.
4.Kami berdonasi bahan makanan kepada tunawisma yang tinggal di bantaran sungai untuk membantu mereka.
5.Dalam konteks sosial, tunawisma seringkali mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan karena tidak memiliki tempat tinggal yang tetap.

📚 Artikel terkait kata "tunawisma"

Mengenal Kata 'tunawisma' - Inspirasi dan Motivasi

Tunawisma: Fenomena Sosial yang Membedah Kondisi Masyarakat

Tunawisma adalah fenomena sosial yang telah ada sejak lama, terutama di kalangan masyarakat yang kurang mampu. Makna umum dari kata tunawisma adalah tidak mempunyai tempat tinggal (rumah) dan harus hidup sebagai gelandangan. Dalam sejarah, kaum tunawisma hidup dan tinggal di bantaran sungai atau tempat lain yang tidak memiliki akses ke fasilitas dasar. Penggunaan kata tunawisma dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: "Banyak anak muda yang menjadi tunawisma karena tidak memiliki pekerjaan yang stabil"; "Kondisi tunawisma di Indonesia masih menjadi tantangan yang besar"; "Pemerintah sedang mencari solusi untuk mengatasi masalah tunawisma di pedalaman." Fenomena tunawisma tidak hanya terjadi di masa lalu, tetapi juga masih ada di kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang menjadi tunawisma karena berbagai alasan, seperti kehilangan pekerjaan, keterbatasan sumber daya, atau masalah sosial lainnya. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, tunawisma dapat menjadi indikator dari kondisi sosial dan ekonomi suatu masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengatasi masalah tunawisma agar masyarakat dapat hidup dengan lebih baik.