Arti Kata "trotoar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "trotoar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

trotoar

tro·to·ar n tepi jalan besar yg sedikit lebih tinggi dp jalan tsb, tempat orang berjalan kaki

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "trotoar"

📝 Contoh Penggunaan kata "trotoar" dalam Kalimat

1.Pemerintah akan melakukan perbaikan trotoar di jalan raya untuk meningkatkan keamanan pejalan kaki.
2.Sebelum memulai perjalanan, pastikan kamu sudah melintasi trotoar dengan aman.
3.Di kota besar, banyak orang yang berjalan kaki di trotoar untuk menghindari polusi udara.
4.Murid-murid harus selalu berjalan di trotoar saat berada di sekitar sekolah untuk menghindari bahaya.
5.Pengembangan trotoar di kota ini menjadi prioritas utama dalam rencana pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "trotoar"

Mengenal Kata 'trotoar' - Inspirasi dan Motivasi

**Trotoar: Jalan Kaki yang Lebih Aman**

Trotoar adalah istilah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kota-kota besar. Istilah ini sendiri berasal dari bahasa Belanda, yaitu "trotoir", yang berarti "tepi jalan besar" atau "tempat orang berjalan kaki". Sejarah trotoar telah berlalu sejak zaman kolonial Belanda, ketika mereka membangun jalan-jalan di kota-kota yang kini termasuk dalam wilayah Indonesia. Pada saat itu, trotoar digunakan sebagai tempat bagi pejalan kaki untuk berjalan, terutama di daerah-daerah yang padat penduduk. Trotoar memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan pejalan kaki. Dengan adanya trotoar, pejalan kaki dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman, terlepas dari kemacetan lalu lintas. Selain itu, trotoar juga dapat menjadi tempat untuk beristirahat dan menikmati pemandangan sekitar. Contoh penggunaan kata trotoar dalam kalimat yang alami adalah: "Saya berjalan di trotoar sambil menikmati pemandangan kota." atau "Trotoar di sekitar stasiun kereta api sangat ramai pengguna." Trotoar tidak hanya memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan pejalan kaki, tetapi juga dapat menjadi tempat untuk menampilkan kebudayaan dan kreativitas masyarakat. Di beberapa kota besar di Indonesia, trotoar telah dijadikan sebagai tempat untuk menampilkan karya seni, seperti patung dan lukisan. Selain itu, trotoar juga dapat menjadi tempat untuk menampilkan produk kerajinan tangan dan kuliner lokal. Dengan demikian, trotoar dapat menjadi tempat yang lebih berguna dan menarik bagi masyarakat.