Arti Kata "tongkrong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tongkrong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tongkrong

tong·krong v, me·nong·krong v 1 berjongkok; 2 duduk-duduk saja krn tidak bekerja; 3 berada di suatu tempat (krn rusak dsb): mobilnya sudah seminggu ~ di bengkel;
me·nong·krongi v kas menunggui: mulai besok kamu harus ~ rumah saya;
tong·krong·an n 1 tempat menongkrong; 2 kas potongan; bentuk badan; gaya: ~ nya spt orang kaya, tetapi kantongnya kosong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tongkrong"

📝 Contoh Penggunaan kata "tongkrong" dalam Kalimat

1.Ia berjongkok di tanah, menunggu tanda-tanda untuk memulai latihan.
2.Sekarang ini, banyak orang yang menjadi pengangguran dan hanya duduk-duduk saja.
3.Mobilnya sudah seminggu di bengkel karena rusak parah dan belum diperbaiki.
4.Kamu harus menunggui nenekmu di rumah saya, jangan lupa untuk makan siang.
5.Dengan gayanya yang elegan, dia menunjukkan bahwa dia adalah orang kaya, tetapi kantongnya kosong.

📚 Artikel terkait kata "tongkrong"

Mengenal Kata 'tongkrong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tongkrong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tongkrong" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara historis, kata ini berasal dari bahasa Belanda "dringen", yang artinya "mengelilingi" atau "menghiasi". Dalam konteks sosial, kata tongkrong sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tidak memiliki pekerjaan atau sibuk dengan hal-hal yang tidak produktif. Mengerti Makna Tongkrong dalam Konteks Berbeda Dalam arti resmi, kata tongkrong memiliki beberapa makna, yaitu: berjongkok, duduk-duduk saja karena tidak bekerja, atau berada di suatu tempat karena rusak. Misalnya, "Mobilnya sudah seminggu tongkrong di bengkel" atau "Dia harus menongkrong rumah saya besok". Dalam konteks sosial, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tidak memiliki pekerjaan atau sibuk dengan hal-hal yang tidak produktif. Contoh Penggunaan Kata Tongkrong dalam Kalimat Alami Berikut beberapa contoh penggunaan kata tongkrong dalam kalimat alami: * "Dia sudah beberapa hari tidak datang ke kantor karena mobilnya tongkrong di bengkel." * "Dia harus menongkrong rumah saya besok untuk menunggu kereta." * "Mobilnya sudah seminggu tongkrong di bengkel, tapi masih belum diperbaiki." Relevansi Kata Tongkrong dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata tongkrong juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tidak memiliki pekerjaan atau sibuk dengan hal-hal yang tidak produktif. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata tongkrong untuk menggunakan kata ini dengan benar dan efektif dalam percakapan sehari-hari.