Arti Kata "tonggeret" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tonggeret" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tonggeret

tong·ge·ret /tonggérét/ n Bio uir-uir (bunyinya ret-ret): malam sesepi ini hanya ditingkahi oleh suara -- dan jangkrik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tonggeret"

📝 Contoh Penggunaan kata "tonggeret" dalam Kalimat

1.Pagi itu hening, hanya dihiasi oleh suara jangkrik yang berdentang.
2.Malam ini, hutan menjadi semakin sunyi, hanya diiringi oleh suara --.
3.Suara jangkrik di malam hari sering dianggap sebagai bunyi yang sangat menyenangkan.
4.Saat berjalan di hutan, aku hanya mendengar suara-ret dari jangkrik, yang membuatku merasa nyaman.
5.Pada malam yang dingin, heningnya malam hanya dihiasi oleh bunyi ret-ret jangkrik.

📚 Artikel terkait kata "tonggeret"

Mengenal Kata 'tonggeret' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tonggeret" - Suara Malam yang Menghantui

Kata "tonggeret" sering digunakan untuk menggambarkan suara-suara alami yang dihasilkan oleh hewan-hewan kecil, seperti jangkrik, pada malam hari. Suara "tonggeret" ini sebenarnya merupakan bunyi yang unik dan menarik, namun juga dapat mengganggu ketenangan malam bagi beberapa orang. Dalam konteks historis, suara "tonggeret" ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama pada malam-malam musim paceklik atau musim kemarau. Malam-malam seperti ini sering kali diwarnai oleh suara-suara "tonggeret" yang menyebar di seluruh lingkungan. Suara-suara ini dapat membuat kita merasa seperti sedang berada di tengah-tengah hutan, meskipun kita berada di tengah kota. Jangkrik, lebah, dan hewan-hewan lainnya dapat menghasilkan suara-suara yang berbeda-beda, namun semua suara ini dapat digabungkan menjadi "tonggeret" yang menenangkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tonggeret" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Suara jangkrik yang menggema di malam hari membuatku merasa nyaman dan tenang." Atau, "Malam ini diwarnai oleh suara-suara 'tonggeret' yang mengingatkan aku pada waktu-waktu yang lebih tenang." Dengan demikian, kata "tonggeret" dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk menikmati keindahan alam dan keunikan suara-suara alami. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tonggeret" juga dapat digunakan sebagai simbol kehidupan yang lebih sederhana dan alami. Dengan menikmati suara-suara "tonggeret" pada malam hari, kita dapat merasa lebih terhubung dengan alam dan lebih mengerti tentang kepentingan menjaga keseimbangan lingkungan.