Arti Kata "timbun" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "timbun" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

timbun

tim·bun n tumpukan sesuatu; longgok (yg besar dan tinggi): dua -- kayu bakar; lima -- pasir; ditumpuknya padi itu menjadi tiga --;
ber·tim·bun v 1 bersusun hingga merupakan tumpukan; bertumpuk: banyak sampah ~ di depan rumah; 2 ki banyak: ~ lah surat-surat lamaran datang kepadanya;
ber·tim·bun-tim·bun v bersusun-susun; beberapa timbunan; banyak sekali;
me·nim·bun v menaruh sesuatu secara bersusun hingga menjadikan timbunan; menumpuk: ~ kayu; jangan ~ barang yg tidak berguna;
me·nim·bun-nim·bun v menimbun beberapa kali; menumpuk-numpuk;
me·nim·buni v menimbun (dng tanah); menimbus (lubang, rawa, dsb); mengubur (mayat dsb): ia ~ pangkal batang singkong itu dng tanah yg gembur; anai-anai itu ~ busut;
me·nim·bun·kan v menjadikan bertimbun: dia ~ tanah ke dl lubang itu;
ter·tim·bun v ditimbun(i); tertimbus; tertanam dsb: dua orang ~ tanah longsor;
~ dikais, terbenam diselam, pb suatu hal (perkara) yg tersembunyi, diperiksa dan diselidiki dng cermat;
tim·bun·an n 1 tumpukan; longgok; 2 barang yg ditimbun; 3 tempat menimbun;
pe·nim·bun n orang yg menimbun barang; 2 tanah (pasir dsb) untuk menimbun;
pe·nim·bun·an n 1 proses, cara, perbuatan menimbun; pengumpulan (barang-barang); 2 tempat menimbun;
~ kekayaan pengumpulan harta benda sebanyak-banyaknya untuk kepentingan pribadi dan kehidupan keluarganya, tanpa memikirkan nasib orang lain

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "timbun"

📝 Contoh Penggunaan kata "timbun" dalam Kalimat

1.Dua timbunan kayu bakar telah terbentuk di halaman belakang rumah.
2.Pengumpulan sampah yang berlebihan menjadi masalah besar di kota kita, dan itulah mengapa perlu dibangun timbunan tempat untuk membuang sampah.
3.Pengajar membawa beberapa timbunan buku pelajaran ke kelas untuk dibagikan kepada siswa.
4.Banyak sekali timbunan barang bekas yang dibuang ke tempat sampah, dan itulah mengapa perlu dibangun tempat untuk menimbunnya.
5.Pengrajin kayu mulai menimbun kayu-kayu yang telah dipotong untuk membuat mebel.

📚 Artikel terkait kata "timbun"

Mengenal Kata 'timbun' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "timbun" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "timbun" memiliki makna yang luas dan beragam dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada tumpukan atau longgok sesuatu, misalnya kayu, pasir, atau padi. Konsep ini sudah ada sejak zaman kuno, ketika manusia masih menggunakan cara tradisional untuk menyimpan dan mengumpulkan barang-barang. Dalam konteks ini, "timbun" dapat diartikan sebagai pengumpulan barang-barang yang berjumlah banyak dan seringkali tinggi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "timbun" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "dia menimbun kayu bakar di pojok rumah" atau "padi yang ditumbuk menjadi tiga timbunan besar". Dalam kalimat-kalimat ini, kata "timbun" menggambarkan proses pengumpulan barang-barang yang berjumlah banyak dan seringkali menimbulkan kesan yang khas. Dalam budaya Indonesia modern, kata "timbun" memiliki makna yang lebih luas dan kompleks. Misalnya, "kegiatan menimbun tanah di lubang itu akan membuatnya menjadi tempat menimbun yang ideal". Dalam kalimat ini, kata "timbun" menggambarkan proses pengumpulan tanah yang berjumlah banyak dan seringkali menimbulkan kesan yang khas. Selain itu, kata "timbun" juga dapat digunakan dalam konteks ekonomi, seperti "kegiatan menimbun kekayaan untuk kepentingan pribadi dan keluarga". Dalam beberapa tahun belakangan, kata "timbun" juga digunakan dalam konteks yang lebih filosofis. Misalnya, "kegiatan menimbun kebajikan dan amal dapat membuat seseorang menjadi orang yang lebih baik". Dalam kalimat ini, kata "timbun" menggambarkan proses pengumpulan kebajikan dan amal yang berjumlah banyak dan seringkali menimbulkan kesan yang khas. Dalam kesimpulan, kata "timbun" memiliki makna yang luas dan beragam dalam bahasa Indonesia. Dari pengumpulan barang-barang yang berjumlah banyak hingga kegiatan menimbun kekayaan, kata ini dapat digunakan dalam berbagai konteks dan menimbulkan kesan yang khas.