Arti Kata "tempayang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tempayang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tempayang

tem·pa·yang ? kepayang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tempayang"

📝 Contoh Penggunaan kata "tempayang" dalam Kalimat

1.Pertemuan kerja dijadwalkan di tempat yang strategis untuk meningkatkan produktivitas.
2.Penduduk desa sangat bergantung pada kepayang sebagai sumber pendapatan utama.
3.Dalam sastra Jawa, kepayang digunakan sebagai simbol keindahan alam yang abadi.
4.Banyak sekolah dasar yang menyediakan pelajaran tentang kepayang dan kegunaannya.
5.Pengusaha kecil memanfaatkan kepayang untuk dibuat menjadi kerajinan tangan unik.

📚 Artikel terkait kata "tempayang"

Mengenal Kata 'tempayang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tempayang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tempayang" seringkali terdengar seperti kata yang tidak umum digunakan dalam percakapan sehari-hari. Namun, dalam konteks tertentu, tempayang memiliki makna yang sangat kaya dan inspiratif. Kata ini berasal dari bahasa Sunda, yaitu bahasa yang dipakai oleh masyarakat Sunda di Jawa Barat, Indonesia. Tempayang sendiri memiliki makna yang terkait dengan kepayangan, yaitu keadaan yang tidak pasti atau tidak menentu. Dalam sejarah, tempayang seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak menentu. Hal ini dapat dilihat dalam konteks sosial dan politik, di mana masyarakat seringkali mengalami perubahan yang cepat dan tidak pasti. Dalam konteks ini, tempayang dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil dan dapat berubah-ubah. Berikut beberapa contoh penggunaan kata tempayang dalam kalimat yang alami: * "Dalam tempayang ini, kita harus siap menghadapi segala kemungkinan." * "Tempayang politik saat ini membuat kita semua khawatir tentang masa depan." * "Kita harus berhati-hati dalam menghadapi tempayang ekonomi yang sedang berlangsung." Dalam kehidupan sehari-hari, tempayang dapat digunakan sebagai inspirasi untuk menghadapi tantangan dan perubahan. Dalam budaya Indonesia modern, tempayang dapat digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, seperti dalam kesenian, sastra, dan bahkan dalam percakapan sehari-hari. Melalui tempayang, kita dapat belajar untuk menghadapi keadaan yang tidak pasti dan tidak menentu dengan lebih baik.