Arti Kata "taklid" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "taklid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

taklid

tak·lid n Isl keyakinan atau kepercayaan kpd suatu paham (pendapat) ahli hukum yg sudah-sudah tanpa mengetahui dasar atau alasannya; peniruan;
ber·tak·lid v 1 berpegang pd pendapat ahli hukum yg sudah-sudah; 2 tunduk atau percaya pd kata orang; mengikuti (menurut) orang lain; 3 meniru atau mengikuti suatu paham dsb tanpa mengetahui dalil atau alasannya;
~ buta hanya meniru (menuruti) paham dsb tanpa mengetahui dasar, hukum, bukti, atau alasan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "taklid"

📝 Contoh Penggunaan kata "taklid" dalam Kalimat

1.Dalam konteks syari'at, umat Islam berpegang pada taklid terhadap ulama yang telah berpengalaman dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an.
2.taklid dalam berdakwah kerap dilakukan dengan meniru cara berbicara dan gaya penampilan para ulama senior.
3.Dalam beberapa kasus, taklid dapat menjadi hambatan bagi perkembangan pemikiran dan inovasi.
4.taklid yang berlebihan dapat menyebabkan kehilangan kepekaan terhadap realita sekitar.
5.Dalam dunia pendidikan, taklid terhadap pendapat ahli dapat membantu meningkatkan kepercayaan siswa terhadap pengetahuan yang diajarkan.

📚 Artikel terkait kata "taklid"

Mengenal Kata 'taklid' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Taklid" - Menghindari Berpikir Tanpa Dasar

Definisi Taklid

Taklid, dalam bahasa Indonesia, memiliki arti sebagai keyakinan atau kepercayaan terhadap suatu paham atau pendapat ahli hukum yang sudah-sudah tanpa mengetahui dasar atau alasannya. Ini berarti bahwa kita berpegang pada pendapat orang lain tanpa mengetahui kebenaran atau validitasnya. Taklid juga dapat diartikan sebagai peniruan atau mengikuti suatu paham tanpa mengetahui dalil atau alasannya.

Contoh Penggunaan Taklid

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan contoh penggunaan kata taklid. Misalnya, "Saya tidak mau makan sate karena suami saya mengatakan bahwa itu tidak sehat." Dalam kalimat ini, ibu berpegang pada pendapat suami tanpa mengetahui dasar atau alasannya. Atau, "Saya tidak mau mengikuti kegiatan olahraga karena teman saya mengatakan bahwa itu tidak aman." Dalam kalimat ini, teman berpegang pada pendapat teman lain tanpa mengetahui kebenaran atau validitasnya.

Relevansi Taklid dalam Kehidupan Sehari-Hari

Taklid memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari karena seringkali kita berpegang pada pendapat orang lain tanpa mengetahui dasar atau alasannya. Dalam budaya Indonesia modern, taklid seringkali dianggap sebagai cara yang mudah dan cepat untuk memutuskan keputusan. Namun, hal ini dapat berdampak negatif jika kita tidak mencari informasi atau tidak mengetahui dasar atau alasannya. Oleh karena itu, penting untuk kita memahami makna dan konteks historis dari kata taklid agar kita dapat menghindari berpikir tanpa dasar.