Arti Kata "tahkim" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tahkim" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tahkim

tah·kim Ar n 1 perihal menjadikan hakim; 2 keputusan (pertimbangan);
ber·tah·kim v mempergunakan hakim (dl persengketaan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tahkim"

📝 Contoh Penggunaan kata "tahkim" dalam Kalimat

1.Dalam pengadilan, hakim harus memutuskan dengan keputusan yang tepat dan adil, karena keputusan tersebut adalah hasil dari tahkim yang teliti.
2.Pengadilan menetapkan hakim untuk menyelesaikan sengketa antara dua pihak dengan keputusan yang adil melalui tahkim yang objektif.
3.Sebagai mahasiswa, saya harus belajar untuk menghormati hakim dan keputusan dalam persidangan, meskipun kita tidak setuju dengan tahkim yang diambil.
4.Dalam novel "Al-Qissa al-Karima", penulis menceritakan tentang konflik yang terjadi antara dua tokoh utama setelah tahkim yang tidak adil.
5.Saya tidak setuju dengan keputusan penguasa yang membuat hukum yang tidak adil, karena keputusan tersebut lahir dari tahkim yang tidak transparan.

📚 Artikel terkait kata "tahkim"

Mengenal Kata 'tahkim' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tahkim" - Hukum dan Keadilan

Kata tahkim memiliki makna yang sangat menarik dan terkait erat dengan istilah hukum dan keadilan. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Arab yang berarti "menjadikan hakim" atau "keputusan". Dalam konteks sejarah, kata tahkim sering digunakan dalam proses penyelesaian persengketaan dengan cara mengajukan sengketa kepada hakim atau lembaga hukum. Dengan demikian, kata tahkim memiliki makna yang luas dan kompleks, mencakup aspek hukum, keadilan, dan penyelesaian sengketa.

Dalam kehidupan sehari-hari, kata tahkim sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, kita bisa mendengar kalimat "Saya akan mengajukan tahkim ke pengadilan untuk menyelesaikan persengketaan dengan saudara saya." Atau, "Keputusan tahkim hakim sangat mempengaruhi kehidupan kita." Dalam kedua contoh di atas, kata tahkim digunakan untuk menggambarkan proses penyelesaian sengketa dengan cara mengajukan sengketa kepada hakim atau lembaga hukum. Selain itu, kata tahkim juga digunakan untuk menggambarkan keputusan hakim yang sangat mempengaruhi kehidupan kita.

Dalam budaya Indonesia modern, kata tahkim memiliki makna yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam banyak kasus, persengketaan dan konflik sering terjadi karena tidak adanya penyelesaian yang adil. Dengan demikian, kata tahkim memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keadilan dan menyelesaikan persengketaan. Dengan menggunakan kata tahkim, kita bisa menggambarkan proses penyelesaian sengketa yang adil dan transparan. Selain itu, kata tahkim juga bisa digunakan untuk menggambarkan keputusan hakim yang sangat mempengaruhi kehidupan kita. Dengan demikian, kata tahkim memiliki makna yang sangat luas dan kompleks, mencakup aspek hukum, keadilan, dan penyelesaian sengketa.