Arti Kata "sungkah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sungkah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sungkah

sung·kah Mk v, me·nyung·kah v memakan habis-habis; menyengam: kamu bertiga ini jahat, penipu, - nasiku dng akal busuk;
me·nyung·kah·kan v menyungkah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sungkah"

📝 Contoh Penggunaan kata "sungkah" dalam Kalimat

1.Ibu menunjukkan foto lama ke adiknya, sungkah, kamu masih ingat kejadian itu kan?
2.Pak Guru menegaskan lagi, sungkah, kamu harus menguasai konsep pembelajaran yang disampaikan.
3.Pernahkah kamu mendengar sebuah lagu yang menyindir, sungkah, bagaimana masyarakat kita sekarang ini?
4.Saya sangat menyesal, sungkah, aku tidak bisa membantu teman saya yang sedang kesulitan.
5.Di dalam cerita rakyat, sang pemuda sungkah, mengalahkan kekuatan sihir yang jahat dari musuhnya.

📚 Artikel terkait kata "sungkah"

Mengenal Kata 'sungkah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sungkah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sungkah" adalah istilah yang terdengar asing bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda yang lebih familiar dengan kata-kata modern. Namun, bagi mereka yang memiliki latar belakang pengetahuan bahasa Indonesia yang lebih luas, kata "sungkah" memiliki makna yang sangat spesifik dan unik.

Asal Mula dan Makna "sungkah"

Dalam bahasa Indonesia, kata "sungkah" memiliki arti resmi sebagai "menyengam" atau "memakan habis-habis". Kata ini memiliki konotasi negatif dan sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak bisa berhenti mengambil atau mengonsumsi sesuatu hingga habis. Dalam konteks historis, kata "sungkah" mungkin digunakan untuk menggambarkan perilaku orang yang tidak bisa mengontrol diri dalam mengambil sumber daya alam atau sumber daya lainnya.

Contoh Penggunaan "sungkah" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "sungkah" dalam kalimat yang alami: * "Dia sungkah makan es krim hingga habis, tidak peduli dengan harga yang mahal." * "Ia sungkah mengambil uang dari kas orang lain tanpa peduli dengan konsekuensi." * "Dia sungkah membeli barang-barang hingga habis, tidak peduli dengan kemampuan ekonominya."

Relevansi "sungkah" dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sungkah" dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak bisa berhenti mengambil atau mengonsumsi sesuatu hingga habis. Misalnya, seseorang yang tidak bisa berhenti membeli barang-barang yang tidak perlu atau seseorang yang tidak bisa mengontrol diri dalam mengambil sumber daya alam. Oleh karena itu, kata "sungkah" memiliki relevansi dalam menggambarkan konsep "tidak bisa berhenti" atau "tidak bisa mengontrol diri" dalam konteks kehidupan sehari-hari.