Arti Kata "sudah jatuh ditimpa tangga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sudah jatuh ditimpa tangga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sudah jatuh ditimpa tangga

sudah jatuh di.tim.pa tangga Peribahasa mendapat kesusahan (kecelakaan) secara berturut-turut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sudah jatuh ditimpa tangga"

📝 Contoh Penggunaan kata "sudah jatuh ditimpa tangga" dalam Kalimat

1.Dia sudah jatuh ditimpa tangga dalam karirnya karena kesalahan yang terus-menerus.
2.Perusahaan itu sudah jatuh ditimpa tangga karena tidak dapat mengatasi krisis keuangan.
3.Dia terus mengalami kegagalan dalam hidupnya karena sudah jatuh ditimpa tangga kecelakaan satu demi satu.
4.Saya khawatir dia akan jatuh ditimpa tangga dalam karirnya jika tidak segera mengambil langkah yang tepat.
5.Setelah kecelakaan yang beruntun, keluarga itu sudah jatuh ditimpa tangga dan harus berjuang untuk hidup.

📚 Artikel terkait kata "sudah jatuh ditimpa tangga"

Mengenal Kata 'sudah jatuh ditimpa tangga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sudah Jatuh Ditimpa Tangga" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sudah jatuh ditimpa tangga" adalah peribahasa dalam Bahasa Indonesia yang menggambarkan situasi di mana seseorang mengalami kesulitan atau kecelakaan secara beruntun. Peribahasa ini memiliki makna yang cukup dalam, tidak hanya menggambarkan kejadian kecil, tetapi juga dapat digunakan untuk menggambarkan kesulitan yang lebih besar. Peribahasa ini memiliki sejarah yang panjang dan berasal dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dalam zaman dulu, konsep "jatuh ditimpa tangga" dapat diartikan sebagai kecelakaan yang terjadi secara beruntun, seperti tersandung, jatuh, dan terjatuh ke dasar tangga. Dalam konteks modern, peribahasa ini dapat diartikan sebagai kesulitan yang terjadi secara beruntun, seperti kehilangan pekerjaan, kecelakaan, dan masalah kesehatan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "sudah jatuh ditimpa tangga" dalam kalimat yang alami: - Setelah kehilangan pekerjaan, dia jatuh sakit dan harus berbaring di rumah, sehingga dia merasa sudah jatuh ditimpa tangga. - Setelah kecelakaan mobil, dia harus mengganti mobil baru, kemudian dia jatuh sakit dan harus beristirahat, sehingga dia merasa sudah jatuh ditimpa tangga. - Setelah kehilangan uang, dia harus mencari pekerjaan baru, kemudian dia jatuh sakit dan harus beristirahat, sehingga dia merasa sudah jatuh ditimpa tangga. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sudah jatuh ditimpa tangga" dapat digunakan untuk menggambarkan situasi di mana orang merasa kehabisan energi dan kesabaran. Peribahasa ini dapat digunakan sebagai motivasi untuk kembali bangkit dan tidak menyerah di hadapan kesulitan. Dengan demikian, peribahasa ini dapat menjadi inspirasi bagi orang untuk tidak menyerah dan terus melanjutkan perjuangan mereka.