Arti Kata "sistem perkawinan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sistem perkawinan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sistem perkawinan

skema yang mengatur pasangan untuk dikawinkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sistem perkawinan"

📝 Contoh Penggunaan kata "sistem perkawinan" dalam Kalimat

1.Dalam kebudayaan tertentu, sistem perkawinan yang diwariskan dari generasi ke generasi masih dipertahankan dengan kuat.
2.Pemahaman tentang sistem perkawinan yang berbeda-beda dapat memperkaya wawasan kita tentang keberagaman budaya.
3.Dalam beberapa masyarakat, sistem perkawinan yang monogami masih menjadi norma yang diikuti secara luas.
4.Ilmu antropologi mempelajari sistem perkawinan di berbagai budaya untuk memahami perilaku manusia yang kompleks.
5.Dalam konteks hukum, sistem perkawinan yang diakui oleh negara dapat memberikan perlindungan hukum bagi pasangan suami istri.

📚 Artikel terkait kata "sistem perkawinan"

Mengenal Kata 'sistem perkawinan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sistem Perkawinan" - Inspirasi dan Motivasi

Pada dasarnya, kata **sistem perkawinan** memiliki makna yang luas dan kompleks. Secara historis dan sosial, kata ini telah berkembang seiring dengan perubahan masyarakat dan budaya. Sistem perkawinan dapat diartikan sebagai skema yang mengatur pasangan untuk dikawinkan dengan ketentuan tertentu. Dalam konteks ini, sistem perkawinan sering digunakan untuk mengatur hubungan antara pria dan wanita dalam konteks pernikahan atau perkawinan.

Contoh Penggunaan Kata "Sistem Perkawinan" dalam Kalimat

Sistem perkawinan tradisional masih banyak digunakan di Indonesia, terutama di pedesaan. Contohnya, di beberapa daerah, sistem perkawinan masih mengatur bahwa seorang wanita harus menikah dengan pria yang sudah dipilih oleh keluarganya. Dalam konteks ini, sistem perkawinan digunakan untuk mengatur hubungan antara keluarga dan pasangan yang akan menikah. Selain itu, sistem perkawinan juga digunakan untuk mengatur hak dan kewajiban pasangan yang akan menikah, seperti hak warisan dan kewajiban meninggalkan keluarga.

Relevansi Kata "Sistem Perkawinan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sistem perkawinan masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Banyak orang yang masih menggunakan sistem perkawinan tradisional untuk mengatur hubungan antara pria dan wanita. Selain itu, sistem perkawinan juga digunakan untuk mengatur hak dan kewajiban pasangan yang akan menikah, seperti hak warisan dan kewajiban meninggalkan keluarga. Dalam konteks ini, sistem perkawinan digunakan untuk mengatur hubungan antara keluarga dan pasangan yang akan menikah, serta untuk menjaga keharmonisan dan keselarasan dalam keluarga.