Arti Kata "serebrospinal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "serebrospinal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

serebrospinal

se·reb·ro·spi·nal /sérébrospinal/ a berkenaan dng otak dan sumsum tulang belakang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "serebrospinal"

📝 Contoh Penggunaan kata "serebrospinal" dalam Kalimat

1.Pengujian laboratorium menunjukkan adanya infeksi serebrospinal pada pasien tersebut.
2.Dokter kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menilai kondisi serebrospinal pasien.
3.Pada keadaan darurat, pasien dengan luka serebrospinal segera dibawa ke rumah sakit.
4.Klinik kesehatan menyediakan layanan konseling untuk pasien yang memiliki masalah serebrospinal.
5.Dalam konteks medis, diagnosis serebrospinal sangat penting untuk menentukan jenis perawatan yang tepat.

📚 Artikel terkait kata "serebrospinal"

Mengenal Kata 'serebrospinal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Serebrospinal" - Pentingnya Sistem Saraf Pusat

Kata "serebrospinal" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu berkenaan dengan otak dan sumsum tulang belakang. Istilah ini telah berkembang sejak lama, terutama dalam bidang kedokteran dan ilmu pengetahuan. Serebrospinal merujuk pada sistem saraf pusat yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang, memungkinkan kita untuk bergerak, berpikir, dan merasakan sensasi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan konsep serebrospinal tanpa menyadarinya. Misalnya, jika kita mengalami cedera otak, maka serebrospinal yang rusak bisa menyebabkan komplikasi serius. Contoh lain, jika kita mengalami masalah pada sistem saraf pusat, seperti fibromialgia, maka serebrospinal yang terganggu bisa menyebabkan rasa sakit yang tidak terduga. Bahkan, dalam olahraga, serebrospinal yang sehat sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan koordinasi tubuh. Dalam budaya Indonesia modern, serebrospinal juga memiliki relevansi yang tidak terlalu jelas. Misalnya, dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan istilah "serebrospinal" untuk menggambarkan keadaan otak yang terlalu "sibuk" atau terlalu "lelah". Namun, secara medis, serebrospinal yang sehat sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan koordinasi tubuh. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan serebrospinal dengan cara yang tepat, seperti dengan berolahraga, makan makanan yang seimbang, dan tidak terlalu stres.