Arti Kata "sengap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sengap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sengap

se·ngap v berdiam diri dl berkata; tutup mulut; tidak berkata sepatah pun; bungkam;
me·nye·ngap v 1 menutup mulut; membungkam; membisu;
2 membentak agar diam;
me·nye·ngap·kan v 1 membuat diam; mendiamkan; membungkamkan; 2 merahasiakan;
pe·nye·ngap n pendiam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sengap"

📝 Contoh Penggunaan kata "sengap" dalam Kalimat

1.Dalam rapat, bos tidak membiarkan karyawan sengap lagi karena masalah itu sudah dibicarakan.
2.Saya menyarankan agar anak-anak sengap dan tidak mengganggu gurunya saat belajar.
3.Dia sangat sengap ketika mendengar kritik dari teman-temannya tentang pekerjaannya.
4.Sekarang ini adalah saat yang tepat untuk sengap dan tidak mengatakan apa-apa tentang kekalahan tim kita.
5.Pembicara meminta audiens untuk sengap dan mendengarkan penjelasannya tentang strategi baru.

📚 Artikel terkait kata "sengap"

Mengenal Kata 'sengap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sengap" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sengap" memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti berdiam diri atau tidak berkata sepatah pun, tetapi maknanya dapat lebih luas lagi dalam konteks sosial dan budaya. Dalam sejarah, kata "sengap" sering digunakan sebagai tindakan untuk menunjukkan rasa hormat atau menghormati orang lain, terutama dalam situasi yang formal atau mengharuskan penjelasan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sengap" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita menghadapi situasi yang sulit atau menghadapi kritik dari orang lain, kita mungkin akan sengap dan tidak berkata apa-apa. Contoh kalimat yang menggambarkan penggunaan kata "sengap" adalah: "Dia sengap saat mendengar kritik dari gurunya." atau "Dia sengap dan tidak berkata apa-apa ketika bertemu dengan atasan barunya." Dalam budaya Indonesia modern, kata "sengap" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam situasi yang formal atau mengharuskan penjelasan, kata "sengap" masih digunakan untuk menunjukkan rasa hormat atau menghormati orang lain. Selain itu, kata "sengap" juga dapat digunakan sebagai tindakan untuk menunjukkan kesabaran atau kesucian. Dalam beberapa budaya, kata "sengap" bahkan digunakan sebagai simbol kesucian atau keberanian. Dalam kesimpulan, kata "sengap" memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sosial dan budaya, kata ini dapat digunakan sebagai tindakan untuk menunjukkan rasa hormat, menghormati orang lain, atau menunjukkan kesabaran atau kesucian.