Arti Kata "semalu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semalu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semalu

se·ma·lu n tumbuhan kecil berdaun sirip, jika tersentuh daunnya melipat (menutup), spt gerak tidur pd waktu malam; simalu; putri malu; Mimosa pudica

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semalu"

📝 Contoh Penggunaan kata "semalu" dalam Kalimat

1.semalu tumbuhan yang biasanya ditanam di pot dan dapat menjadi dekorasi ruangan.
2.Siswa harus berhati-hati saat bermain di taman sekolah karena ada semalu berada di sekitar kantin.
3.Pada malam hari, semalu akan menutup daunnya saat terkena sentuhan manusia atau hewan.
4.Dalam ilmu botani, semalu memiliki nama ilmiah Mimosa pudica dan digunakan sebagai subjek penelitian.
5.Saya tidak tega menyingkapkan semalu yang baru tumbuh di kebun, sehingga saya membiarkannya tumbuh dengan leluasa.

📚 Artikel terkait kata "semalu"

Mengenal Kata 'semalu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "semalu" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "semalu" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan tumbuhan kecil yang terkenal dengan sifatnya yang sangat rentan dan mudah terbentur. Nama ilmiahnya adalah Mimosa pudica, dan sudah menjadi bagian dari tradisi Indonesia sejak lama. Sifatnya yang unik, seperti daun yang melipat saat tersentuh, membuatnya menjadi simbol kesopanan dan kehangatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "semalu" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat malu atau sensitif. Contohnya, "Dia sangat semalu saat diperlihatkan kepadanya oleh temannya." Kalimat ini menggambarkan betapa sensitifnya seseorang terhadap kritik atau ulasan dari orang lain. Atau, "Dia tidak mau pergi ke acara itu karena dia semalu dan takut dipandang buruk oleh orang lain." Kalimat ini menunjukkan betapa malunya seseorang terhadap kritik atau ulasan dari orang lain. Kata "semalu" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Dalam budaya Indonesia, kesopanan dan kehangatan sangat penting, dan sifat semalu sangat dihargai. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki sifat semalu dianggap sebagai orang yang sopan dan menghargai orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, sifat semalu juga sangat berperan dalam menjaga hubungan sosial yang baik.