Arti Kata "sekelumit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sekelumit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sekelumit

se·ke·lu·mit lihat kelumit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sekelumit"

📝 Contoh Penggunaan kata "sekelumit" dalam Kalimat

1.Ia hanya makan sekelumit nasi putih, tidak memerlukan banyak bumbu.
2.Ibu menyarankan anaknya untuk tidak mengambil sekelumit dari kek yang sudah dibeli.
3.Dalam sastra, sekelumit kata dapat mengubah makna seluruh kalimat.
4.Pengajar mengingatkan siswa untuk tidak mengambil sekelumit dari harta milik sekolah.
5.Dalam masyarakat, sekelumit kebaikan dapat membuat perbedaan besar dalam hidup seseorang.

📚 Artikel terkait kata "sekelumit"

Mengenal Kata 'sekelumit' - Inspirasi dan Motivasi

**Mengenal Makna Lebih Dalam Kata "Sekelumit" dalam Bahasa Indonesia**

Kata "sekelumit" mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya memiliki makna yang rinci dan terkait dengan bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "sekelumit" berarti sebagian kecil atau sedikit dari sesuatu. Konsep ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak lama, terutama dalam konteks budaya dan sosial.

Sejarah dan Konteks Kata "Sekelumit"

Kata "sekelumit" memiliki akar kata yang berasal dari "kelumit", yang berarti bagian kecil atau sedikit. Istilah ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan sesuatu yang tidak lengkap atau tidak penuh. Sebelumnya, kata ini digunakan dalam bahasa Melayu dan Jawa untuk menggambarkan sesuatu yang sedikit atau kecil.

Penggunaan Kata "Sekelumit" dalam Kalimat yang Alami

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "sekelumit" dalam kalimat yang alami: - Ayah meminta saya untuk mengambil sekelumit sayuran dari dapur untuk dimasak. - Ibu membeli sekelumit buku untuk dibawa ke sekolah. - Saya hanya bisa mengambil sekelumit uang dari atm karena limit yang habis.

Relevansi Kata "Sekelumit" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "sekelumit" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pembelian dan penerimaan. Ketika membeli sesuatu, kita sering kali meminta sekelumit dari produk yang ingin dibeli. Dalam konteks ini, kata "sekelumit" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak lengkap atau tidak penuh. Dengan demikian, kata "sekelumit" masih menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia modern.