Arti Kata "safar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "safar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

safar

1Sa·far n bulan ke-2 tahun Hijriah (29 hari)
ber·sa·far v pergi bertahlil beramai-ramai ke tempat keramat untuk menjauhkan diri dr bahaya pd bulan Safar

2sa·far n perjalanan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "safar"

📝 Contoh Penggunaan kata "safar" dalam Kalimat

1.Bulan safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriah, berlangsung selama 29 hari.
2.Saya pergi ke masjid untuk tahlilan bersama-sama umat beragama pada bulan safar.
3.Pada bulan safar, kami merayakan hari raya Idul Adha dengan penuh kegembiraan.
4.Dalam perjalanan ke Mekkah, saya mengalaminya sebagai perjalanan spiritual yang tak terlupakan.
5.Sedangkan safar dalam konteks sehari-hari lebih sering digunakan untuk menggambarkan perjalanan yang panjang dan melelahkan.

📚 Artikel terkait kata "safar"

Mengenal Kata 'Safar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Safar": Makna dan Relevansi dalam Budaya Indonesia

Kata "Safar" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, namun dalam konteks resmi, Safar adalah bulan ke-2 tahun Hijriah yang memiliki 29 hari. Bulan ini merupakan awal dari perayaan Idul Fitri, dan banyak orang melakukan perjalanan Safar ke tempat keramat untuk memohon ampun dan menjauhkan diri dari bahaya.

Sejarah dan Makna Safar

Dalam sejarah, Safar memiliki makna yang mendalam sebagai bulan peralihan dari hajat ke kebahagiaan. Bulan ini juga dianggap sebagai bulan untuk memohon ampun dan meminta bimbingan dari Allah SWT. Dalam praktiknya, banyak orang melakukan Safar ke tempat keramat, seperti masjid atau makam para wali, untuk memohon ampun dan menjauhkan diri dari bahaya.

Penggunaan Kata Safar dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "Safar" sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Saya akan melakukan Safar ke Bandung untuk mengunjungi kerabat saya", atau "Dia melakukan Safar ke Mekah untuk beribadah". Dalam konteks ini, Safar memiliki makna sebagai perjalanan yang dilakukan untuk tujuan tertentu. Kata "Safar" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks perjalanan. Banyak orang melakukan perjalanan Safar ke tempat-tempat wisata atau keramat untuk memohon ampun dan menjauhkan diri dari bahaya. Dalam konteks ini, Safar memiliki makna sebagai perjalanan yang dilakukan untuk tujuan spiritual.

Relevansi Safar dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, Safar memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang melakukan perjalanan Safar ke tempat-tempat wisata atau keramat untuk memohon ampun dan menjauhkan diri dari bahaya. Dalam konteks ini, Safar memiliki makna sebagai perjalanan yang dilakukan untuk tujuan spiritual dan keagamaan. Dengan demikian, kata "Safar" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, dan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.

Kata yang Mirip

safari