Arti Kata "saadah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "saadah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

saadah

sa·a·dah Ar n kebahagiaan; yg berbahagia; yg mulia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "saadah"

📝 Contoh Penggunaan kata "saadah" dalam Kalimat

1.Kata "saadah" digunakan dalam kalimat berikut ini:
2.Dalam konteks keagamaan, saadah adalah orang yang telah mencapai kebahagiaan di sisi Allah.
3.Kebesaran sang raja dipuji oleh rakyatnya sebagai saadah yang selalu peduli dengan kebutuhan mereka.
4.Dalam puisi sastra, saadah digambarkan sebagai sosok yang penuh kebahagiaan dan kegembiraan.
5.Sebagai seorang guru, ia dihormati oleh murid-muridnya sebagai saadah yang bijak dan berpengalaman.

📚 Artikel terkait kata "saadah"

Mengenal Kata 'saadah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "saadah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "saadah" memiliki makna yang unik dan mulia dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "saadah" didefinisikan sebagai kata yang melambangkan kebahagiaan, kemuliaan, dan kebahagiaan. Asal-usul kata ini berasal dari bahasa Arab, yang kemudian diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dengan makna yang sangat positif. Dalam konteks sejarah, kata "saadah" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki karakter yang mulia dan beradab. Mereka yang dipandang sebagai orang "saadah" dihargai karena memiliki sifat yang baik dan menghargai kebaikan orang lain. Dalam masyarakat, kata ini juga digunakan untuk menghargai orang yang telah melakukan kebaikan yang besar, seperti membantu orang lain dalam keadaan sulit. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "saadah" dalam kalimat yang alami: * Ibu saya adalah seorang ibu yang sangat saadah, selalu membantu orang lain tanpa mengharapkan balas jasa. * Ayah saya adalah seorang ayah yang sangat saadah, selalu memberikan nasihat yang bijak kepada kami. * Kami sangat bangga dengan saadahnya ibu kami, yang telah membantu kami dalam keadaan sulit. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "saadah" memiliki relevansi yang sangat besar. Dalam masyarakat modern, kata ini digunakan untuk menghargai orang yang memiliki sifat yang baik dan menghargai kebaikan orang lain. Dalam budaya Indonesia, kata ini juga digunakan untuk menghargai orang yang telah melakukan kebaikan yang besar, seperti membantu orang lain dalam keadaan sulit. Dengan demikian, kata "saadah" menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menjadi orang yang lebih baik dan lebih beradab. Dalam kesimpulan, kata "saadah" adalah kata yang sangat positif dan mulia dalam bahasa Indonesia. Dengan makna yang unik dan relevan, kata ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menjadi orang yang lebih baik dan lebih beradab. Oleh karena itu, mari kita gunakan kata "saadah" sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari, agar kita dapat menjadi orang yang lebih baik dan lebih beradab.