Arti Kata "rubuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rubuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rubuh

ru·buh ? roboh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rubuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "rubuh" dalam Kalimat

1.Bangunan tua itu rubuh akibat gempa bumi yang sangat kuat.
2.Penduduk setempat merasa takut ketika melihat gedung yang rubuh tanpa sisa.
3.Dalam puisi, ia menggunakan kata "rubuh" untuk menggambarkan kehancuran hati.
4.Di bidang pendidikan, kita harus membantu siswa yang rubuh karena kesulitan belajar.
5.Ketika musim hujan datang, banyak pohon yang rubuh karena akar yang lemah.

📚 Artikel terkait kata "rubuh"

Mengenal Kata 'rubuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rubuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "rubuh" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks resmi, "rubuh" berarti "ru·buh, roboh". Istilah ini telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda dan telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang kita gunakan sehari-hari. Dalam sejarah, kata "rubuh" sering digunakan untuk menggambarkan kejatuhan atau keruntuhan struktur bangunan, pohon, atau bahkan sistem pemerintahan.

Contoh Penggunaan Kata "rubuh" dalam Kalimat

Kata "rubuh" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Contoh kalimat yang menunjukkan makna "rubuh" adalah: "Ketika gempa bumi terjadi, bangunan tua itu rubuh dan menyebabkan korban jiwa." "Pohon yang sudah tua itu rubuh setelah diguncang badai." "Sistem pemerintahan yang korup akhirnya rubuh dan digantikan oleh pemerintahan baru."

Kata "rubuh" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "rubuh" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, kata "rubuh" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat buruk atau kehilangan kendali. Dalam konteks ini, kata "rubuh" dapat digunakan untuk menggambarkan kesulitan dalam menghadapi tantangan atau menghadapi keadaan yang tidak terduga. Dalam era digital, kata "rubuh" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan sistem atau teknologi yang tidak stabil atau mengalami gangguan. Dalam keseluruhan, kata "rubuh" memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "rubuh", kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih efektif dalam berbicara dan menulis.