Arti Kata "regel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "regel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

regel

re·gel /régel/ n bilah-bilah kayu (bambu) yg dipasang melintang sbg tempat penahan berdirinya dinding atau sbg tempat menempelkan langit-langit; belebas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "regel"

📝 Contoh Penggunaan kata "regel" dalam Kalimat

1.Struktur bangunan itu menggunakan re·gel kayu untuk menopang ketinggian langit-langit.
2.Pada abad ke-18, para arsitek menggunakan re·gel bambu sebagai alternatif bahan bangunan.
3.Dalam perencanaan proyek, kita harus mempertimbangkan faktor keamanan dan stabilitas re·gel penahan.
4.Pematung ini menggunakan re·gel kayu sebagai bahan dasar buat patung monumental.
5.Bijaknya, sang pembangun menggunakan re·gel bambu yang kuat untuk menahan beban atap.

📚 Artikel terkait kata "regel"

Mengenal Kata 'regel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "regel" - Konsep Bangunan Tradisional

Kata "regel" memiliki makna yang rumit dan kompleks dalam konteks bangunan tradisional Indonesia. Secara umum, regel dapat diterjemahkan sebagai "bilah-bilah kayu" atau "belebas" yang dipasang melintang sebagai tempat penahan berdirinya dinding atau tempat menempelkan langit-langit. Dalam konteks sejarah, regel sering digunakan dalam bangunan tradisional seperti rumah adat Jawa atau rumah panggung Minangkabau. Regel berfungsi sebagai penyangga dan penahan struktur bangunan, sehingga menambah kekuatan dan ketahanan bangunan. Regel juga dapat ditemukan dalam berbagai kalimat yang alami dalam bahasa Indonesia. Misalnya, "Dinding rumah itu didukung oleh beberapa regel kayu yang kuat" atau "Regel bambu menjadi pilar utama dalam bangunan rumah adat Jawa". Dalam kalimat-kalimat tersebut, regel digunakan sebagai konsep yang signifikan dalam desain dan konstruksi bangunan tradisional. Dalam kehidupan sehari-hari, regel masih memiliki relevansi dalam kebudayaan Indonesia modern. Banyak bangunan tradisional yang telah berdiri selama ratusan tahun masih menggunakan regel sebagai bagian dari struktur dasarnya. Selain itu, regel juga digunakan dalam konteks desain arsitektur dan interior yang ingin menciptakan suasana tradisional dan unik. Dengan demikian, regel menjadi salah satu konsep yang penting dalam mengembangkan desain bangunan yang autentik dan menggambarkan kebudayaan Indonesia.