Arti Kata "rampuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rampuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rampuh

ram·puh ark a selesai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rampuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "rampuh" dalam Kalimat

1.Dalam rapat, dia menyampaikan laporan akhir dengan sangat rampuh.
2.Ketua tim meminta saya untuk memberikan penjelasan rampuh tentang hasil penelitian kami.
3.Dia menunjukkan kemampuan berbicara yang rampuh dalam acara pidato ulang tahun sekolah.
4.Pengarang novel tersebut dikenal memiliki gaya bahasa yang rampuh dan menarik.
5.Dia dipilih menjadi pembicara rampuh dalam acara seminar ilmiah internasional.

📚 Artikel terkait kata "rampuh"

Mengenal Kata 'rampuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rampuh" dan Inspirasi di Baliknya

Kata "rampuh" mempunyai makna yang unik dan menarik. Dalam konteks sejarah, kata ini berkaitan dengan konsep "rampuh" dalam arti "sudah selesai" atau "telah berakhir". Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan atau situasi yang sudah mencapai titik akhir. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rampuh" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sudah pasti dan tidak dapat diubah. Misalnya, "Rencana liburan mereka rampuh karena cuaca buruk". Dalam kalimat ini, kata "rampuh" digunakan untuk menggambarkan bahwa rencana liburan telah berakhir karena alasan cuaca buruk. Dalam kalimat lain, kata "rampuh" digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sudah pasti dan tidak dapat diubah. Contohnya, "Hasil tesnya rampuh, dia tidak dapat lulus". Dalam kalimat ini, kata "rampuh" digunakan untuk menggambarkan bahwa hasil tes telah berakhir dan tidak dapat diubah. Kata "rampuh" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sudah pasti dan tidak dapat diubah. Misalnya, "Rencana pernikahan mereka rampuh karena perbedaan pendapat". Dalam kalimat ini, kata "rampuh" digunakan untuk menggambarkan bahwa rencana pernikahan telah berakhir karena perbedaan pendapat. Dalam keseluruhan, kata "rampuh" memiliki makna yang unik dan menarik. Dalam konteks sejarah, kata ini berkaitan dengan konsep "rampuh" dalam arti "sudah selesai" atau "telah berakhir". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rampuh" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan atau situasi yang sudah mencapai titik akhir.