Arti Kata "punggur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "punggur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

punggur

pung·gur n batang kayu mati yg tidak berdahan;
-- rebah belatuk menumpang mati, pb jika orang yg menjadi pelindung (spt majikan dsb) jatuh, anak buahnya pun akan menderita akibatnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "punggur"

📝 Contoh Penggunaan kata "punggur" dalam Kalimat

1.Pada musim hujan, batang kayu punggur berwarna coklat gelap yang menandakan akhirnya musim dingin.
2.Ketika majikan jatuh sakit, anak buahnya akan menderita akibatnya seperti punggur yang rebah tanpa dukungan.
3.Pengajar menunjukkan contoh punggur yang mati dan tidak berdahan untuk menjelaskan makna kekuasaan yang tidak adil.
4.Pada tradisi budaya, punggur dianggap sebagai simbol kehilangan dan kejatuhan, yang harus dihormati dan dipahami.
5.Penerjemah harus memilih kata yang tepat untuk menggantikan punggur dalam teks asing agar maknanya tidak terdistorsi.

📚 Artikel terkait kata "punggur"

Mengenal Kata 'punggur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Punggur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata punggur memiliki makna yang sangat khas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, punggur diartikan sebagai batang kayu mati yang tidak berdahan, seperti rebah belatuk menumpang mati. Namun, di balik makna tersebut, terdapat konotasi yang lebih dalam tentang akibat dari kejatuhan orang yang menjadi pelindung, seperti majikan atau pemimpin. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata punggur sering digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang yang memiliki kekuasaan atau pengaruh jatuh, maka mereka yang menjadi anak buah atau bawahan juga akan menderita akibatnya. Hal ini menunjukkan bahwa kekuasaan atau keberhasilan seseorang tidak hanya bergantung pada dirinya sendiri, tetapi juga pada mereka yang menjadi bagian dari tim atau kelompoknya. Penggunaan kata punggur dalam kalimat alami dapat dilihat dari beberapa contoh berikut. Pertama, jika seorang punggur jatuh, maka anak buahnya akan menderita akibatnya. Kedua, ketika seorang pemimpin jatuh, maka timnya akan merasakan dampaknya. Ketiga, jika seorang majikan jatuh, maka pekerjaannya akan terdampak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata punggur memiliki relevansi yang signifikan. Ketika kita menjadi bagian dari tim atau kelompok, kita harus sadar bahwa keberhasilan atau kegagalan kita dapat mempengaruhi mereka yang menjadi anak buah atau bawahan kita. Oleh karena itu, kita harus selalu berusaha untuk menjadi contoh yang baik dan selalu memimpin dengan bijak.