Arti Kata "puah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "puah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

puah

pu·ah p kata seru menyatakan perasaan tidak puas, tidak senang, menghina, dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "puah"

📝 Contoh Penggunaan kata "puah" dalam Kalimat

1.Kata "puah" digunakan dalam berbagai konteks, di bawah ini adalah lima contoh kalimat yang menggunakan kata "puah" dalam bahasa Indonesia baku.
2.Dia sangat puah karena mendapat nilai kurang dari yang diharapkan dalam ujian akhir sekolah.
3.Pak raja sangat puah dengan kebijakan pemerintah yang tidak efektif dalam menangani krisis ekonomi.
4.Penulis novel itu menggunakan kata-kata yang sangat puah untuk menggambarkan keadaan sosial masyarakat pada saat itu.
5.Pada saat itu, kritikus seninya sangat puah karena keputusan yang diambil oleh kurator museum itu sangat tidak bijak.

📚 Artikel terkait kata "puah"

Mengenal Kata 'puah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "puah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata puah sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk mengungkapkan perasaan tidak puas, tidak senang, atau bahkan menghina. Dalam sejarah, kata ini berasal dari bahasa Sunda, yang kemudian masuk ke dalam bahasa Indonesia. Di masa lalu, kata puah digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak berbudi pekerti baik atau memiliki perilaku buruk.

Contoh penggunaan kata puah dalam kalimat alami adalah: "Dia tidak puah karena tidak mendapatkan hadiah yang diinginkannya." atau "Dia sangat puah karena menghina temannya di depan umum." Kata ini juga dapat digunakan dalam bentuk positif, seperti "Dia sangat baik dan tidak puah seperti yang orang lain pikirkan.".

Kata puah memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk mengungkapkan perasaan tidak senang atau bahkan marah. Namun, dalam konteks budaya, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak pantas atau tidak sopan. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan kata puah dengan bijak dan tepat dalam konteks yang tepat.