Arti Kata "pintu pelekah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pintu pelekah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pintu pelekah

tingkap pada geladak kapal; palka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pintu pelekah"

📝 Contoh Penggunaan kata "pintu pelekah" dalam Kalimat

1.pintu pelekah itu terbuka lebar, membiarkan udara segar masuk ke ruang kapal yang sempit.
2.Pada masa lalu, kapal-kapal dagang menggunakan pintu pelekah sebagai salah satu cara untuk mengakses geladak kapal.
3.Di museum pelabuhan, terdapat model kapal tradisional dengan pintu pelekah yang masih utuh.
4.Ketika kapal tersebut berlayar, pintu pelekah membantu pasangan pelaut untuk memasuki geladak kapal sambil menahan angin kencang.
5.pintu pelekah adalah salah satu fitur unik kapal tradisional yang masih digunakan hingga hari ini.

📚 Artikel terkait kata "pintu pelekah"

Mengenal Kata 'pintu pelekah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pintu Pelekah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pintu pelekah" memiliki makna yang unik dan khas, serta memiliki konteks historis yang menarik. Dalam bahasa Indonesia yang resmi, "pintu pelekah" memiliki arti sebagai tingkap pada geladak kapal; palka. Kata ini memiliki asal-usul dari bahasa Belanda, yaitu "palk" yang berarti "palka" atau "palka terapung", yang kemudian diadopsi dalam bahasa Indonesia. Pada masa lalu, kata "pintu pelekah" sering digunakan dalam konteks navigasi laut, terutama pada kapal-kapal yang digunakan untuk berlayar di laut. Pada saat itu, pintu pelekah berfungsi sebagai tingkap pada geladak kapal yang memungkinkan penumpang untuk bergerak bebas dan mendapatkan udara segar. Dengan adanya pintu pelekah, kapal-kapal dapat berlayar lebih nyaman dan aman. Contoh penggunaan kata "pintu pelekah" dalam kalimat yang alami antara lain: "Kapal tersebut memiliki pintu pelekah yang dapat dibuka dan ditutup dengan mudah." atau "Pintu pelekah kapal itu sangatlah luas sehingga memungkinkan penumpang untuk bergerak bebas." Dengan kata lain, kata "pintu pelekah" digunakan untuk menggambarkan fitur pada kapal yang sangat penting dalam navigasi laut. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pintu pelekah" tidak lagi digunakan secara luas, namun masih memiliki nilai sejarah yang menarik. Dalam konteks modern, kata ini dapat diartikan sebagai sebuah palka terapung yang digunakan sebagai tempat beristirahat atau tempat bermain anak-anak. Dengan demikian, kata "pintu pelekah" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, meskipun dalam konteks yang berbeda dengan masa lalu.